Bugar dan Riang dengan Olahraga Renang

Dok. renang 2(Keseruan para santri LPPT Ulul Abshor di kolam renang.)

Di dalam Hadist Shahih yang di riwayatkan oleh Imam Bukhori dan Imam Muslim Rasulullah Shollallohu ‘Alaihi Wasallam bersabda,“Ajarilah anak-anak kalian berkuda, berenang dan memanah!”

Bahkan Rosululloh Shollallohu ‘Alaihi Wasallam juga bersabda yang diriwayatkan oleh Imam Thobroni “Tiap-tiap sesuatu yang bukan zikrullah berarti permainan dan kelalaian, kecuali empat perkara: Seorang laki-laki berjalan antara dua sasaran (untuk memanah); Seorang yang mendidik kudanya; Bermain-mainnya seseorang dengan isterinya; Belajar berenang.”

Sepatutnya sebagai umat Islam yang mencintai beliau, kita sami’na watho’na terhadap anjuran Beliau Shollallohu ‘Alaihi Wasallam ini. Meskipun Beliau Baginda Nabi Shollallohu ‘Alaihi Wasallam tidak menyampaikan rahasia keutamaan maupun manfaatnya, kita yakin kegiatan-kegiatan tersebut di atas diberkahi oleh Alloh Subhanahu Wata’ala karena sabda Beliau Shollallohu ‘Alaihi Wasallam merupakan wahyu dari Alloh Subhanahu Wata’ala, bukan kehendak Beliau Shollallohu ‘Alaihi Wasallam yang mengada-ada.

Diambil dari beberapa sumber, kegiatan berenang ternyata memiliki beberapa faedah. Semasa berenang, mental, fisikal, segala otot dan tulang rangka digerakkan untuk membuat satu gerakan yang berkoordinasi antara dua anggota kaki dan dua anggota tangan, di samping juga merangsang stamina (sistem kardiovaskular). Berenang juga memberi peluang manusia untuk menguasai air serta menjadi berani. Berikut ini beberapa manfaat berenang.

1. Meningkatkan IQ

Hasil penelitian di Melbourne, Australia, menunjukkan secara statistis IQ anak-anak yang diajarkan berenang sejak bayi lebih tinggi ketimbang anak-anak yang tak diajarkan berenang atau diajarkan berenang setelah usia 5 tahun. Anak-anak tersebut diukur IQ-nya ketika mereka berusia 10 tahun. Tak hanya itu, pertumbuhan fisik, emosional dan sosialnya pun lebih baik.

2. Meningkatkan daya tahan tubuh

Jangan takut anak akan masuk angin atau sakit bila berenang. Kalau dilakukan dengan benar, berenang justru dapat meningkatkan daya tahan anak. Gerakan yang dilakukan saat berenang akan memperlancar sirkulasi darah dan kerja organ-organ tubuhnya. Juga, otot-otot tubuhnya akan kian lentur dan kuat sehingga daya tahan tubuhnya menjadi tinggi. Keuntungan lain adalah diduga gerakan anggota badan si kecil ketika berenang akan merangsang saraf-saraf tepinya. Kalau sudah begini, saraf di otak jadi aktif.

3. Membentuk kepribadian

Berenang juga sarana tepat untuk membentuk kepribadian. Biasanya anak yang belajar berenang akan tumbuh jadi anak yang percaya diri, bahagia, mandiri, dan gampang menyesuaikan diri. Bukan cuma itu. Bermain air betul-betul membuatnya gembira.

Lembaga Pendidikan Pesantren Terpadu Ulul Abshor Semarang juga berusaha menjalankan himbauan Baginda Nabi Muhammad Shollallohu “alaihi Wasaallam tersebut. Hari Sabtu merupakan hari spesial untuk menempa fisik para santri, merujuk pada sabda Rasulullah Shollallohu “alaihi Wasaallam yang diriwatkan oleh Imam Muslim, “Seorang mukmin yang kuat lebih baik dan lebih dicintai Allah daripada mukmin yang lemah.” Salah satu kegiatan fisik yang dilaksanakan secara rutin tersebut ialah olahraga renang. Kegiatan renang dilaksanakan secara terjadwal bagi para santri. Para guru juga dijadwalkan untuk mendampingi mereka.

Dok. renang 1(Para santri tampak enjoy)

KAMPANYE LINGKUNGAN SANTRI ULUL ABSHOR

kampanye-lingkunganBel tanda jam istirahat pertama telah dibunyikan. Seperti biasa suasana menjadi riuh oleh tingkah anak-anak dengan ekspresinya masing-masing. Ada yang kejar-kejaran, main di teras kelas maupun jajan di kantin sekolah. Namun ada yang lain pagi itu. Para santri kelas IV SD Pesantren Ulul Abshor nampak berbaris rapi keluar dari ruang kelasnya sambil membawa poster layaknya sedang berdemo.

kampanye-lingkungan-2Setelah sampai di pelataran sekolah ternyata memang benar, mereka sedang berdemo mengkampanyekan gerakan pelestarian lingkungan. Sesuai dengan poster-poster yang mereka tulis, mereka berteriak dan mengajak semua yang ada di lingkungan sekolah agar kembali sadar akan pentingnya menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan. Tidak lupa mereka juga meminta tanda tangan kepada para guru dan santri lain sebagai tanda setuju dengan kampanye ini.

Hari itu tanggal 4 Oktober. Memang tidak bertepatan dengan peringatan Hari Bumi tanggal 22 April maupun Hari Lingkungan Hidup 5 Juni. Akan tetapi guru kelas Ustaz Puguh sengaja mendesain pembelajaran seperti ini sesuai dengan tema dalam kurikulum 2013 yang sudah dilaksanakan di SD PT Ulul Abshor.

PANTUN NASIHAT

Karya : Ihsanul A’mal (Santri Kelas IV SD PT Ulul Abshor)

Pergi ke kota bersama Papa

Berbekal anggur rasanya enak

Sholat jama’ah jangan dilupa

Karena pahalanya sangat banyak

RIHLAH TARBAWIYYAH, PERJALANAN SARAT PENDIDIKAN

berat tapi menyenangkanJarum jam baru menunjukkan pukul 05.30 WIB namun riuh para santri dan asatidzah telah memenuhi pelataran Ponpes Terpadu Ulul Abshor Semarang. Ya, pagi itu di hari Sabtu, 6 Oktober 2018 Ponpes memang punya agenda istimewa yaitu Rihlah Tarbawiyyah atau istilah saya jalan-jalan sambil belajar di alam. Wajah-wajah penuh semangat tampak dari semua peserta acara ini. Mereka tampak yakin mampu menaklukkan rute perjalan yang medannya cukup berat. Rute perjalanan yang akan ditempuh pada acara ini diawali dari Ponpes Terpadu Ulul Abshor di Kelurahan Srondol Wetan Kec. Banyumanik menuju komplek Kampus Universitas Negeri Semarang di Kel. Sekaran Kec. Gunungpati. Bagi warga Semarang ataupun mahasiswa UNNES yang telah mengenal rute tersebut mungkin bisa merasakan beratnya medan perjalanan karena rute ini berupa bukit dan lembah yang curam.

Tepat pukul 06.00 WIB rombongan pertama diberangkatkan. Kemudian selang beberapa menit rombongan kedua dan rombongan-rombongan berikutnya menyusul secara bertahap. Rihlah ini diikuti oleh santri-santri dari kelas 6 SD, semua santri SMP dan MA. Peserta rihlah sendiri dibagi dalam 10 kelompok  yang terdiri dari 5 rombongan santri putra dan 5 rombongan santri putri. Tiap rombongan dipimpin oleh seorang ketua dan didampingi oleh satu orang guru.

rombongan akhwatDalam perjalanan, rombongan harus singgah di 4 pos yang sudah didirikan. Di masing-masing pos mereka harus menyetorkan tugas-tugas yang sudah diberikan kepada penjaga pos. Di pos 1, rombongan harus membaca surat Ali Imron ayat 190. Kemudian di pos 2, rombongan harus meneriakkan yel-yel masing-masing rombongan dan bermain game. Di pos 3, rombongan harus membacakan sebuah Hadist Sohih Bukhori Muslim. Dan di pos 4, semua peserta diingatkan mengenai esensi dari kegiatan rihlah ini dengan mauidhoh langsung dari Pengasuh Ponpes Terpadu Ulul Abshor, Drs. Kastori. Beliau sendiri juga ikut menjadi peserta dalam kegiatan rihlah ini.

rombongan ikhwanMeskipun beberapa peserta harus dibantu naik kendaraan bermotor saat menaiki tanjakan terakhir yang sangat ekstrim, alhamdulillah semua peserta berhasil mencapai pos terakhir setelah menempuh perjalanan kaki sekitar 3 jam lamanya, turun dan naik lembah yang sangat curam. Rasa lelah memang sangat terasa namun perasaan happy di alam bisa membius itu semua. Apalagi panitia juga segera menyiapkan rujak buah untuk dinikmati bersama. Sambil bersenda gurau semua peserta menyatu menikmati hidangan di bawah rindangnya rumpun bambu di sekitar lapangan Fakultas Pendidikan Olahraga dan Kesehatan Universitas Negeri Semarang.

persiapan-makan-bersamaDi tempat ini pula Pengasuh Ponpes Terpadu Ulul Abshor juga mengajak peserta rihlah merenungi kebesaran Allah Subhanahu Wata’ala. Di awali dengan pembacaan Surat Ash-shaf ayat 1-11 yang dilantunkan oleh seorang santri, Beliau mengingatkan bahwa kita berada dalam lingkungan pendidikan dan dakwah yang mengemban misi dakwah Rosulullah menegakkan kalimat tauhid di bumi ini. Panduan bagi para dai ialah surat Ash-shaf ini. Beliau menerangkan secara detil bagaimana menyusun dan melaksanakan kegiatan dakwah, termasuk menerangkan hikmah dari kegiatan rihlah yang baru saja dilalui bersama.

mauidhoh-rihlahAcara diakhiri dengan makan bersama ala pesantren. Setelah itu peserta kembali ke kampus lagi. Semoga acara ini membawa manfaat dan pelajaran bagi seluruh peserta. Amiin.

makan-bersama-ala-santri

Seminar Ilmiah Ulul Abshor Berlangsung Sukses

Dengan mengucap syukur Alhamdulillahi Robbil ‘Alamin, acara seminar ilmiah LPPT Ulul Abshor dengan tema “Dengan Hijrah Kita Bangkitkan Revolusi Mental dengan Kekuatan dan Segenap Potensi untuk Membangun Pendidikan Berkarakter Tauhid” berlangsung dengan sukses. Sesuai rencana, seminar dilaksanakan pada hari Sabtu, 29 september 2018. Acara dimulai pada pukul 08.30 WIB yang dipandu dan dibuka oleh Master Of Ceremonial atau pembawa acara yaitu Ananda Attaula, santri kelas IX SMP Pesantren Terpadu Ulul Abshor.
Penampilan Santri TK Sebelum penyampaian materi seminar oleh para pembicara, acara diisi dengan penampilan para santri LPPT Ulul Abshor. Penampilan pertama yaitu Tilawatil Qur’an Bil Ghoib oleh Ananda Safana Santri Kelas V SD Pesantren Terpadu Ulul Abshor. Penampilan kedua berupa pembacaan puisi berbahasa Inggris oleh Ananda Nabila Santri Kelas IX SMP Pesantren Terpadu Ulul Abshor. Dilanjutkan penampilan santriwan-santriwati Kelompok Belajar dan Taman Kanak-Kanak Ulul Abshor yang membawakan hafalan beberapa Hadist Arba’in Nawawiyyah. Penampilan para santri LPPT Ulul Abshor ini sempat membuat kagum peserta seminar yang begitu khidmat menyaksikan penampilan mereka.
Setelah itu acara memasuki agenda utama seminar yaitu penyampaian materi seminar. Pembicara pertama ialah Drs. Kastori, Ketua Yayasan Ponpes Terpadu Ulul Abshor yang membawakan judul “Islam dan Kewajiban Eksplorasi, Baik Darat Maupun Laut”. Menurut beliau, Umat Islam memiliki modal penting sebagai sebaik-baik umat sesuai isyarat Rosulullah SAW. Konsepsi sebaik-baik umat ini berangkat dari ajaran tauhid di mana umat Islam dapat mengerahkan segenap potensinya untuk menjalankan amanat sebagai khalifatullah di muka bumi dengan motivasi cuma satu yaitu penghambaan diri secara total hanya kepada Allah Subhanahu Wata’ala dan tidak memberikan pengakuan ketuhanan kepada selain-Nya dalam semua urusan.Dr. Sunarto menyampaikan materi
Sebagai pembicara kedua pada acara seminar ini ialah Dr. Sunarto, S.Pi., M.Si. Beliau adalah Ketua Jurusan sekaligus Dosen Pengajar pada Jurusan Ilmu Kelautan Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan Universitas Padjajaran Bandung. Secara istimewa menyempatkan diri untuk bersilaturahmi dengan civitas akademika LPPT Ulul Abshor dan bersedia mengisi seminar tersebut. Secara umum beliau memaparkan betapa besarnya potensi sumber daya laut Indonesia. Secara geografis Indonesia berada pada lintasan jalur perdagangan antar benua. Produksi perikanan laut Indonesia juga sangat besar karena biodiversitas atau keanekaragaman hayati lautnya sangat kaya. Wilayah laut yang sangat luas juga memiliki potensi energy yang sangat besar berupa energy gelombang laut dan migas bawah lautnya.Peserta seminar
Setelah seluruh rangkaian acara seminar selesai, Ketua Yayasan Ponpes Terpadu Ulul Abshor memberikan kenang-kenangan dan ucapan terimakasih secara simbolik. Penghargaan yang tinggi dan terimakasih yang sebesar-besarnya kami sampaikan kepada Dr. Sunarto, S.Pi., M.Si.atas kesediaan beliau dari Bandung jauh-jauh ke Semarang menyempatkan diri bersilaturahmi dan berbagi ilmu dengan civitas akademika LPPT Ulul Abshor. Semoga amal baik beliau dicatat sebagai pengabdian yang besar oleh Allah Ta’ala dan para santri LPPT Ulul Abshor termotivasi untuk bercita-cita tinggi meraih ilmu setinggi-tingginya. Amiin.

Penyerahan Penghargaan