Arsip Kategori: Amalan

Tafsir Surat Alkahfi Ayat 17&18

Tafsir Al-Qur’an Surah Al-Kahfi (Gua)
Ayat ke 17 – 18

tulisan arab alquran surat al kahfi ayat 17“Dan kamu akan melihat matahari ketika terbit, condong dari gua mereka ke sebelah kanan, dan bila matahari terbenam menjauhi mereka ke sebelah kiri sedang mereka berada dalam tempat yang luas dalam gua itu. Itu adalah sebagian dari tanda-tanda [kebesaran] Allah. Barangsiapa yang diberi petunjuk oleh Allah, maka dialah yang mendapat petunjuk; dan barangsiapa yang disesatkan-Nya, maka kamu tidak akan mendapat seorang pemimpin pun yang dapat memberi petunjuk kepadanya.” (QS. Al-Kahfi: 17)

18:18

“Dan kamu mengira mereka itu bangun padahal mereka tidur; dan Kami bolak-balikkan mereka ke kanan dan ke kiri, sedang anjing mereka mengunjurkan kedua lengannya di muka pintu gua. Dan jika kamu menyaksikan mereka tentulah kamu akan berpaling dari mereka dengan melarikan [diri] dan tentulah [hati] kamu akan dipenuhi dengan ketakutan terhadap mereka. (QS. Al-Kahfi: 18)

Ayat 17 menerangkan bahwa Allah berkuasa mengawasi hamba-Nya yang sedang tidur. Allah yang menjaga dan memelihara mereka dalam gua, dan Dia pula yang mengatur posisi tudur mereka. Kemudian, dalam ayat 18, Allah menyebutkan bahwa Dia membalikkan badan mereka ke kanan dan ke kiri serta menghilangkan perasaan takut dari dalam diri mereka.

Seperti Kata Mutiara dari Imam Syafi’i :

Aku melihat air menjadi rusak karena diam tertahan
Jika mengalir menjadi jernih, jka tidak, kan keruh menggenang

14666075_1115009681868163_290133558891219484_n
Kajian Selasa Subuh, 25 Oktober 2016. Bersama Ust. Kastori, S.Pd. Ponpes. Terpadu Ulul Abshor

 

Bagikan

‘Amanat’ Apel Senin Pagi

Bismillah . . . . .

Kembali, segenap civitas Ponpes. Terpadu Ulul Abshor mengawali kegiatan belajar mengajar dengan membaca basmalah mengaharap keridhoan Allah, semoga selama sepekan ini menjadi pekan yang lebih baik dari kemarin. Alhamdulillah sampai detik ini kita semua masih diberikan nikmat yang paling agung yakni nikmat iman dan nikmat islam. Sholawat serta salam untuk Rosulullah beserta keluarga dan shohabatnya.

Pesan Pembina Apel Pagi ini adalah Ustdh.  Sri Lestari, S.Pd. adalah :

  1. Mari kita semua selalu menjaga kebersihan diri maupun lingkungan. Terutama ketika mabit.
  2. Jangan menyembunyikan barang milik orang lain apapun alasannya tetap tidak bisa dibenarkan. Kecuali barang-barang yang tidak pantas bagi santri.
  3. Khusus untuk santri-santri yang kurang dari beberapa bulan akan menghadapi ujian dan umumnya kepada santri-santri yang ingin berhasil dalam belajar harus memperhatikan hal-hal berikut :
  • Biasakan ketika berangkat dan pulang sekolah cium tangan ayah dan ibu seraya meminta doa restunya.
  • Usahakan untuk menjalankan sunah rosul seperti ; sholat malam, puasa senin kamis, sholat dhuha, dll
  • Ketika di kelas jagalah, dengarkan penjelasan guru dengan seksama, hormati yang lebih tua dan sayangi yang lebih muda.
14725676_1114054191963712_3081802807023713966_n
Senin, 23 Oktober 2016
14724414_1114051995297265_4523838796704896039_n
Apel Senin Pagi
Bagikan

PENDIDIKAN ISLAM SUATU SOLUSI

Pendidikan dalam term Islam menggunakan istilah tarbiyah. Kata ini kalau kita rujuk dalam kamus bahasa arab berasal dari  tiga akar kata yaitu :

Pertama : Rabaa – Yarbuu ( يربوربا ) yang artinya “berkembang” dan “bertambah”, sebagaimana firman Allah :

وَمَا ءَاتَيْتُمْ مِنْ رِبًا لِيَرْبُوَ فِي أَمْوَالِ النَّاسِ فَلا يَرْبُو عِنْدَ اللَّهِ وَمَا ءَاتَيْتُمْ مِنْ زَكَاةٍ تُرِيدُونَ وَجْهَ اللَّهِ فَأُولَئِكَ هُمُ الْمُضْعِفُونَ(39)

“Dan sesuatu (riba) yang kamu berikan agar kamu bertambah pada harta manusia, maka riba itu tidak akan menambah pada sisi Allah……”

( QS. Ar Ruum : 39)

13417659_1019531844749281_1631306943744829697_n

Kedua : Rabiya – Yarbaa ( ربييربى ) yang berarti ”tumbuh” dan ”berkembang” sebagaimana perkataan Ibnul al Arobi sebagai berikut:

فمن يك سا ئلا عني فاني   بمكة منزلي وبها ربيت

Barang siapa yang bertanya tentang aku sesung-guhnya tempat tinggalku di mekah dan di sanalah aku tambah besar.”

Ketiga : Rabba – Yarubbu ( ربيرب ) yang berarti ”memperbaiki”, ”mengurusi kepentingan”, ”mengatur”, ”menjaga dan memperhatikan” sebagaimana ungkapan Hasan bin Tsabit yang diterangkan oleh Ibnu Manzhur.

Secara terminologi pengertian pendidikan / tarbiyah adalah :

هي الاسلوب الامثل في التعامل مع الفطرة البشيرة توجيها مباشرا بالكلمة وغيرمباشر بالقدوة وفق منهج خاص ووسائل خاصة لاحداث تغيير في الا نسان نحوالا حسن

“Cara ideal berinteraksi dengan fitrah manusia, baik secara langsung maupun tidak langsung sesuai dengan sistem dan strategi yang khas untuk memproses perubahan (mendesain) manusia menuju kondisi lebih baik.”

Kalau kita perhatikan pengertian pendidikan di atas  akan timbul beberapa pertanyaan, “Bagaimana cara yang ideal itu ?” “Siapakah yang telah melakukan dengan cara yang ideal ?” “Darimana kita dapatkan referensinya ?”

Tentu cara yang paling ideal adalah cara-cara yang diajarkan Allah Subhanahu Wa ta’ala kepada Nabi-Nya (sejak zaman Nabi Adam As) khususnya Nabi Muhammad SAW dan cara yang diajarkan Nabi kepada para Shahabatnya. Secara umum hal tersebut terdapat dalam Al Qur’an sedang-kan secara khusus terdapat dalam Hadits beliau dan Sirah Nabawiyahnya. Kita tidak mungkin mampu melakukan proses pendidikan dengan ideal kecuali dengan mengikuti manhaj (pola dasar) para Nabi. Itulah arti ungkapan Syauki yang berbunyi :

كادالمعلم ان يكون رسولا

“Hampir-hampir guru itu seperti Rosul”

Keberhasilan Nabi Muhammad SAW dan para Shahabat dalam mendidik manusia sangat luar biasa. Seorang diplomat Parsi mengakui ”keajaiban ini” dengan ungkapan polosnya : ”Umar telah merobek-robek (memakan) hati kami, karena telah mengajarkan anjing padang pasir menjadi manusia-manusia yang beradab.”

Seperti kita ketahui bersama, kondisi masyarakat Arab saat itu sangat biadab sehingga diibaratkan seperti “anjing padang pasir.” Bahkan Al Qur’an melukiskan kerimbaan masyarakat Arab pada saat itu lebih ganas dari sekedar anjing padang pasir.

Allah SWT berfirman :

وَإِذَا الْمَوْءُودَةُ سُئِلَتْ(8) بِأَيِّ ذَنْبٍ قُتِلَتْ(9)

“dan apabila bayi-bayi perempuan yang dikubur hidup-hidup ditanya, karena dosa apa mereka dibunuh ?”

(QS. At Takwir : 8-9)

Demikian Rosulullah SAW telah berhasil mendidik masya-rakat Arab yang sangat biadab  menjadi masyarakat yang sangat ideal yaitu ”Masyarakat Madani.”

Berawal dari pemahaman terhadap  Al Qur’an dan As Sunnah sebagai konsep ideal, Rosulullah SAW sebagai figur pendidik ideal dan para Shababat sebagai proto type masya-rakat ideal, maka sudah waktunya bagi kita untuk kembali membangun peradaban ummat ini dengan membangun dunia pendidikan sebagai prioritas utama. Dan dalam rangka mem-perbaiki sistem pendidikan ini maka yang membutuhkan prioritas penanganan paling utama adalah pembangunan Sumber Daya Manusia.

fototp2a

(Sumber Materi : Buku ‘Surat Sakti’ karya :  Ust. Kastori, S.Pd. (Pengasuh Ponpes. Terpadu Ulul Abshor, Banyumanik, Semarang)

Bagikan

الشخصية الموحدة (Figur Pribadi yang Bertauhid)

 

  1. Nabi Muhammad shollallohualaihiwasallam

لَقَدْ كَانَ لَكُمْ فِي رَسُولِ اللَّهِ أُسْوَةٌ حَسَنَةٌ

“Sesungguhnya telah ada pada (diri) Rasulullah itu suri teladan yang baik bagimu”

Beliau merupakan sosok terkuat aqidahnya sehingga pribadi yang paling kokoh karakternya.  Dahsyat pribadi beliau terlihat ketika menghadapi salah satu tantangan terberatnya. Ketika itu pendukung rosululloh rontok satu-demi satu bahkan paman beliau sebagai salah satu bemper terkuat meminta supaya beliau menghentikan dakwahnya, Apa jawaban beliau ?.

Inilah jawaban yang menggambarkan kokohnya pendirian beliau yang lebih kokoh dari karang bahkan makhluh terkokoh sekalipun:

يا عم، والله لو وضعوا الشمس في يمينى والقمر في يسارى على أن أترك هذا الأمر ـ حتى يظهره الله أو أهلك فيه ـ ما تركته

“Ya pamanku ,demi Alloh seandainya mereka meletakkan matahari di tangan kaananku dan bulan di tangan kiriku,agar aku meninggalkan perkara ini (dakwah tauhid),tidak mungkin sehingga Alloh memenangkan atau menghancurkannya,Aku tidak akan meninggalkannya.”

muhammad-rasulullah122
Muhammad Rosulullah
  1. Kholid bin Walid

Beliau adalah sosok tangguh didikan Rosululloh dengan tauhidnya, mental bajanya tergambar sangat jelas ketika beliau memimpin pasukannya. Inilah ucapan pribadi yang mentalnya sangat tangguh :

أسلم تسلم أو اعقد لنفسك وقومك الذمة وأقر بالجزية وإلا فلا تلومن إلا نفسك فقد جئتك بقوم يحبون الموت كما تحبون الحياة

“Masuk islamlah anda akan selamat, atau berakadlah dirimu dan kaummu sebagai ahluldzimmah (arang kafir yang tunduk dengan hukum pemerintah islam) dan berikrarlah dengan membayar zijyah (pajak), kalau engkau menolak janganlah salahkan kecuali pada dirimu, karena anda akan berhadapan dengan suatau kaum yang mencintai kematian sebagai mana kalian semua mencintai kehidupan.”

khalid-bin-walid-the-sword-of-allah
Khalid bin Walid

Oleh : Ust. Kastori, S.Pd.

(Pengasuh Ponpes. Terpadu Ulul Abshor)

Bagikan

Kantin Pendidikan

Bismillah . . . . . Dengan mengharap idho Allah dan Untuk memenuhi kebutuhan para santri akan makanan yang halal lagi Thoyyib, maka Pihak ponpes. Terpadu Ulul Abshor selalu berbenah diri untuk kenyamanan dan kesehatan santri. Salah satunya dengan menghadirkan “Kantin Pendidikan” dengan memegang prisip Halalan Thoyyiban.

14364676_660263960804911_915129706274761178_n
Kantin Pendidikan yang Halal dan Thoyyib
14316714_660264037471570_9176055023412849005_n
Jajan sambil belajar, Asyi . . . . . .k
13077001_660263917471582_1796084464660587632_n
Adab – adab Makan dan Minum. DIPERHATIKAN YA . . . . . .?
14390619_660263904138250_8833434851061795193_n
Kantin Pendidikan
14316942_660264147471559_2624668857068703273_n
Selalu berusaha menyajikan jajanan yang hahal, sehat, dan bergizi
14364636_660263974138243_5376267408754775179_n
Dari tangan-tangan yang ahli dalam mengolah makanan
14355744_660264097471564_4949972860198509276_n
Kebersihan adalah sebagian dari iman
14344776_660264070804900_5773965680195358296_n
Salah satu sisi dapur “Kantin Pendidikan”
14329946_660264187471555_278187161269216264_n
Kami juga Menyediakan madu, minyak wangi dan obat-obat herbal

Bagikan