Arsip Kategori: Agenda

Rihlah Asatdidz Ponpes. Terpadu Ulul Abshor

Alhamdulillah Liburan hari Tasyrik tahun ini tidak kami sia-siakan. Rabu, 14 September 2016 segenap dewan guru dan karyawan Ponpes. Terpadu Ulul Abshor mengadakan Rihlah yang selain untuk mengisi hari libur juga untuk menjalin konsolidasi antar guru dan karyawan demi terjalinnya kerjasama mencapai visi misi lembaga. Bertempat di Obyek wisata Goa Rong, Tlogo, Tuntang, Kab. Semarang 14370415_658055921025715_176258704339260830_n

14368860_657987647699209_8090708090432869057_n

14344348_657995411031766_8672526097350599977_n

14344232_657995431031764_7724175110375351182_n

14344075_657995237698450_4632932210498849723_n

14333755_657987587699215_7212050776579666875_n

14333661_657991164365524_7830999563984488503_n

14333661_657989877698986_3257902467818817568_n

14332933_657995464365094_8962341897755391240_n

14316924_657995364365104_3904066532928445890_n

14316924_657995364365104_3904066532928445890_n-1

14265014_657987457699228_781743327133474296_n

Bagikan

Menerima & Menyalurkan Hewan Qurban

“Nabi Shalallahu alaihi wa sallam berkurban dengan menyembelih dua ekor domba jantan berwarna putih dan bertanduk.  Beliau sendiri yang menyembelihnya dengan menyebut nama Allah dan bertakbir, serta meletakkan kaki beliau di sisi tubuh domba itu”. [Muttafaq ‘Alaihi]

idul adha

Segala puji bagi Allah, Rabb sekalian alam, yang telah melimpahkan rahmat dan karunia-Nya kepada kita. Sholawat serta salam semoga senantiasa tercurah kepada penghujung Nabi Muhammad Sholallahu ‘alaihi wasallam., keluarganya, shahabatnya, dan orang-orang yang senantiasa komitmen mengikuti mereka sampai yaumul qiyamah.

Bulan Dzulhijjah semakin dekat. Bulan dimana kaum muslimin melaksanakan ibadah haji. Bulan dimana tidak ada hari yang paling agung dan amat dicintai Allah untuk berbuat kebajikan di dalamnya daripada sepuluh hari pertama bulan (Dzulhijjah) ini, serta amal ibadah lainnya termasuk di dalamnya berqurban. Untuk itu kami, Panitia Idul Adha 1437 H Pesantren Terpadu Ulul Abshor memberitahukan bahwa kami siap menerima, mengelola dan menyalurkan hewan qurban dari Bapak / Ibu dengan memperhatikan sunnah Rosulullah Sholallahu ‘alaihi wasallam.

Bagi Bapak / Ibu yang hendak menyalurkan hewan Qurban kepada kami, dimohon untuk memperhatikan hal-hal sebagai berikut :

  1. Pengadaan hewan Qurban dilakukan sendiri atau jika mengalami kesulitan, panitia bisa membantu.
  2. Menyerahkan infaq pengelolaan Rp 100.000,- (untuk kambing) dan Rp 700.000,- (untuk sapi).
  3. Penyerahan hewan Qurban dimohon dilakukan pada H-1 (malam penyembelihan)
  4. Disunnahkan penyembelihan hewan Qurban dilakukan sendiri, setidaknya turut menyaksikan.
  5. Untuk hal-hal yang kurang jelas tentang penyaluran hewan Qurban, bisa menghubungi Pak Suharno (085647965681) / Pak Zaenal (081902181977)

Demikian surat ini kami sampaikan, semoga Alloh Subhanahu wa Ta’ala menerima amal sholih kita. Atas perhatian dan partisipasi Bapak/Ibu kami ucapkan Jazakumullahu Khoiron Katsir.

Semarang, 19 Dzulqo’dah 1437 H

22 Agustus 2016

Mengetahui,

Ponpes Terpadu Ulul Abshor                                                     Ketua Pelaksana

 

Drs. Kastori                                                                                M. Agus Zaenal Arifin.

Bagikan

SAHABAT SETIA HINGGA SURGA

Bismillaah……….

Di tengah keterasingan, aku mencoba memaknai persahabatan dan di kala kesulitan menghimpit aku berusaha merenungkan tafsir Kesetiaan…

14045703_822651257865877_631464731320740263_n

Di tengah gangguan bersosialisasi aku berjuang mengurai benang kusut kejujuran dalam pergaulan…

Memang benar kata para ulama,, sahabat ada empat:

Pertama, teman laksana makanan yang dibutuhkan untuk kehidupan.

Kedua, teman laksana obat yang dibutuhkan saat kesakitan.

Ketiga, teman laksana racun amat bahaya bila ditelan.

Keempat, teman laksana virus senantiasa menularkan penyakit saat berdampingan.

Para ulama salaf, waspadalah bersahabat dengan banyak orang, karena mereka pada umumnya, tidak mudah mentolelir kekurangan, kurang bisa memaafkan kesalahan, mudah mengumbar aib, mudah marah dalam urusan sepele, dan gampang hasud dengan kenikmatan besar maupun kecil.

Jangan kamu jadikan seseorang sebagai sahabat sebelum Anda mengujinya dengan lamanya pergaulan, amanah dalam masalah uang, membantumu dalam kesulitan, dan setia dalam bepergian.

Ribuan orang pernah bertegur sapa dan berpapasan denganku, ada yang masih aku ingat namun banyak yang terlupa moga semuanya bisa jumpa di Surga.

Banyak sekali kebaikan yang aku petik dan hikmat yang aku dapatkan dari harga sebuah persahabatan…

Atha berkata, carilah temanmu saat menghilang, barangkali dia sedang sakit perlu ditengok, atau sedang menghadapi kesulitan perlu bantuan atau sedang lupa persahabatan perlu diingatkan.

Kebaikan dan perhatian mereka terlalu banyak dihitung apalagi ditabung, ada yang terekam indah dalam kenangan dan ada yang terlupakan bahkan terabaikan semoga Allah memaafkan.

Betapa besarnya pahala persahabatan yang ditegakkan diatas keimanan dan keadilan hingga Allah menjamin naungan teduh di hari pengadilan…..

Bahkan Allah berfirman dalam hadits qudsi, manakah orang-orang yang berkasih sayang karenaku, demi izzahku Aku akan naungi dengan naungan Arasyku…

Dan manusia dihimpun pada hari Kiamat bersama orang yang dicintainya, di mana pernah seorang Badui datang kepada Rasulullah dan bertanya, Kapankah Kiamat terjadi?

Beliau menjawab, Apakah yang Anda persiapkan untuknya?

Maka sang Badui pun menjawab,

Cinta Allah dan cinta RasulNya.

Maka beliau menjawab, Engkau akan dihimpun bersama orang yang kamu cintai.

Anas bin Malik menangis setelah mendengar jawaban nabi karena kegembiraan sehingga berkata, Aku mencintai Rasulullah, Abu Bakar, Umar dan Utsman meski amalanku tidak bisa menyamai amalan mereka, aku hanya berharap bisa dikumpulkan bersama mereka di hari Kiamat.

Hak bersahabatan cukup banyak yang antara lain,

1. Jagalah nama baik dan kehormatan sahabatmu.

2. Nasehati secara tulus di kesepian akan kesalahan dan kesesatannya.

3. Bantulah hajat hidupnya baik berupa materi, tenaga, pikiran dan ilmu yang Anda miliki.

4. Doakan ketika bersin dan mengucapkan hamdalah, jawablah salamnya, tengoklah saat sakit, antarkan jenazahnya saat meninggalnya dan berilah nasihat dengan tulus saat minta nasihat serta kabulkan undangannya.

5. Jagalah kehormatan keluarganya dan panggillah dengan nama indahnya.

6. Doakan dengan kebaikan dan Hidayah saat Anda sedang berjauhan.

Said bin Ash berkata, temanku punya hak tiga atasku, kalau dia mendatangiku aku sambut dengan hangat, bila dia berbicara aku dengar dengan menghadapkan muka dan bila dia duduk aku luaskan majelisnya.

Sementara sahabat setia adalah orang yang bila kamu pandang mengingatkan Allah, ucapannya mendorong kepada kebaikan dan tingkah lakunya memotivasi kepada keakhiratan.

____________________

[ Ustadz Zainal Abidin Syamsuddin ]

Bagikan