Arsip Kategori: Dokumentasi Kegiatan Sekolah

Tim Akreditasi bersama Assesor

Alhamdulillah…SMP Pesantren Terpadu Ulul Abshor telah Terakreditasi

Tim Akreditasi bersama Assesor     Tahun 2018 menjadi tahun yang istimewa bagi Lembaga Pendidikan Pesantren Terpadu Ulul Abshor Semarang. Setelah pada akhir bulan Agustus lalu SD Pesantren Terpadu Ulul Abshor sukses menjalani proses penilaian akreditasi dari Badan Akreditasi Nasional Sekolah dan Madrasah (BAN-SM), dua bulan berselang di akhir bulan Oktober lalu giliran SMP Pesantren Terpadu Ulul Abshor juga melaksanakan hal yang sama. Selama 2 hari, mulai Senin s.d selasa 29-30 Oktober 2018 Tim Akreditasi SMP PT Ulul Abshor mendapat kunjungan Tim Assesor BAN-SM.

Proses Asessi     Tim Akreditasi SMP PT Ulul Abshor menyambut dengan semangat momen istimewa ini. Tim Akreditasi menganggap bahwa kunjungan Tim Assesor bukan sebagai beban menambah berat kerja mereka, melainkan justru membantu dan menambah ilmu bagaimana mengelola pendidikan dengan baik sesuai standar nasional mutu pendidikan. Di samping itu, bagi mereka momen akreditasi ini sangat berkesan karena dilaksanakan sekali dalam beberapa tahun saja.

Forum Akreditasi     Alhamdulillah, selama dua hari proses akreditasi berlangsung dengan baik. Hubungan antara Tim Akreditasi dengan Tim Assesor sangat hangat. Tim Akreditasi memandang Tim Assesor sebagai orang tua. Segala masukan dan koreksi diserap sebagai evaluasi untuk meningkatkan mutu layanan penyelenggaraan pendidikan SMP PT Ulul Abshor. Semoga ikhtiar ini diridhoi Allah Subhanahu Wata’ala sehingga Visi Misi SMP PT Ulul Abshor dapat terlaksana. Amiin.

 

Bagikan
Kemah.

Mukhoyyam, Belajar Mandiri dan Menumbuhkan Empati

  Kemah. Akhir-akhir ini saudara-saudari kita yang berada di NTB, Sulawesi Tengah, Sumatera Barat, Jawa Timur dan sekitarnya secara bergantian mengalami musibah bencana. Tentu hal ini menimbulkan keprihatinan kita bersama. Kita tidak bisa merasakan langsung penderitaan mereka. Namun hati kita tergetar melihat kondisi miris yang mereka alami melalui berita-berita.

Bagi anak-anak mungkin mereka belum terlalu peduli dengan fenomena di atas. Oleh karena itu, Lembaga Pendidikan Pesantren Terpadu (LPPT) Ulul Abshor Semarang segera membuat desain edukasi untuk mengajak para santri ikut merasakan apa yang terjadi di sana. Kegiatan tersebut ialah Mukhoyyam atau biasa dikenal dengan Kemah. Masak-masakMukhoyyam santri Ulul Abshor dilaksanakan pada hari Sabtu s.d. Minggu , 13-14 Oktober 2018 bertempat di lapangan LPPT Ulul Abshor. Mukhoyyam ini adalah mukhoyyam pertama di semester ini yang diikuti oleh para santri putri dari kelas 1 SD s.d. MAK. Kegiatan ini memang masih sederhana, akan tetapi makna yang ingin ditumbuhkan di sana benar-benar tersampaikan melalui beberapa acara. Mulai Sabtu siang, para santri sudah sibuk menyiapkan perlengkapan memasak, termasuk tungku dari susunan batu bata. Setelah itu, dengan didampingi para guru, mereka mulai belajar memasak. Dengan kegiatan ini mereka belajar mandiri.Kegiatan mamasak.Di bawah kepungan asap tebal masakan dan kesibukan para santri, terlihat para Guru ikhwan juga sibuk membantu mendirikan tenda-tenda untuk bermalam. Upahnya sederhana, para Guru dapat hidangan makan siang hasil masakan para santri. Sebuah kebersamaan yang dapat menjadi gambaran kehidupan bermasyarakat bagi para santri di masa depan.Pendirian tenda.Kegiatan di siang itu, di samping memasak juga ada pembagian hadiah. Di awali dengan beberapa kuis dan permainan, para pemenang mendapatkan hadiah dari Guru pembimbing. Pemberian hadiah.Puncak kegiatan mukhoyyam ini ialah tidur dan bermalam di luar ruangan. Para santri yang biasanya mungkin bisa tidur nyenyak di rumah bersama keluarga, dengan kegiatan muqoyyam ini mereka bisa merasakan langsung dinginnya udara malam. Mereka tidur hanya beratapkan tenda sederhana dan beralaskan tikar. Namun itu belum seberapa jika dibandingkan dengan penderitaan yang dialami oleh saudara-saudari mereka yang sedang dirundung bencana. Tentunya mereka harus masih bersyukur dengan kondisi yang jauh lebih baik. Itulah yang disampaikan oleh Guru pembimbing dalam pesan-pesan menjelang tidur melalui pemutaran video. Nonton video edukasi.

 

 

Bagikan

Bugar dan Riang dengan Olahraga Renang

Dok. renang 2(Keseruan para santri LPPT Ulul Abshor di kolam renang.)

Di dalam Hadist Shahih yang di riwayatkan oleh Imam Bukhori dan Imam Muslim Rasulullah Shollallohu ‘Alaihi Wasallam bersabda,“Ajarilah anak-anak kalian berkuda, berenang dan memanah!”

Bahkan Rosululloh Shollallohu ‘Alaihi Wasallam juga bersabda yang diriwayatkan oleh Imam Thobroni “Tiap-tiap sesuatu yang bukan zikrullah berarti permainan dan kelalaian, kecuali empat perkara: Seorang laki-laki berjalan antara dua sasaran (untuk memanah); Seorang yang mendidik kudanya; Bermain-mainnya seseorang dengan isterinya; Belajar berenang.”

Sepatutnya sebagai umat Islam yang mencintai beliau, kita sami’na watho’na terhadap anjuran Beliau Shollallohu ‘Alaihi Wasallam ini. Meskipun Beliau Baginda Nabi Shollallohu ‘Alaihi Wasallam tidak menyampaikan rahasia keutamaan maupun manfaatnya, kita yakin kegiatan-kegiatan tersebut di atas diberkahi oleh Alloh Subhanahu Wata’ala karena sabda Beliau Shollallohu ‘Alaihi Wasallam merupakan wahyu dari Alloh Subhanahu Wata’ala, bukan kehendak Beliau Shollallohu ‘Alaihi Wasallam yang mengada-ada.

Diambil dari beberapa sumber, kegiatan berenang ternyata memiliki beberapa faedah. Semasa berenang, mental, fisikal, segala otot dan tulang rangka digerakkan untuk membuat satu gerakan yang berkoordinasi antara dua anggota kaki dan dua anggota tangan, di samping juga merangsang stamina (sistem kardiovaskular). Berenang juga memberi peluang manusia untuk menguasai air serta menjadi berani. Berikut ini beberapa manfaat berenang.

1. Meningkatkan IQ

Hasil penelitian di Melbourne, Australia, menunjukkan secara statistis IQ anak-anak yang diajarkan berenang sejak bayi lebih tinggi ketimbang anak-anak yang tak diajarkan berenang atau diajarkan berenang setelah usia 5 tahun. Anak-anak tersebut diukur IQ-nya ketika mereka berusia 10 tahun. Tak hanya itu, pertumbuhan fisik, emosional dan sosialnya pun lebih baik.

2. Meningkatkan daya tahan tubuh

Jangan takut anak akan masuk angin atau sakit bila berenang. Kalau dilakukan dengan benar, berenang justru dapat meningkatkan daya tahan anak. Gerakan yang dilakukan saat berenang akan memperlancar sirkulasi darah dan kerja organ-organ tubuhnya. Juga, otot-otot tubuhnya akan kian lentur dan kuat sehingga daya tahan tubuhnya menjadi tinggi. Keuntungan lain adalah diduga gerakan anggota badan si kecil ketika berenang akan merangsang saraf-saraf tepinya. Kalau sudah begini, saraf di otak jadi aktif.

3. Membentuk kepribadian

Berenang juga sarana tepat untuk membentuk kepribadian. Biasanya anak yang belajar berenang akan tumbuh jadi anak yang percaya diri, bahagia, mandiri, dan gampang menyesuaikan diri. Bukan cuma itu. Bermain air betul-betul membuatnya gembira.

Lembaga Pendidikan Pesantren Terpadu Ulul Abshor Semarang juga berusaha menjalankan himbauan Baginda Nabi Muhammad Shollallohu “alaihi Wasaallam tersebut. Hari Sabtu merupakan hari spesial untuk menempa fisik para santri, merujuk pada sabda Rasulullah Shollallohu “alaihi Wasaallam yang diriwatkan oleh Imam Muslim, “Seorang mukmin yang kuat lebih baik dan lebih dicintai Allah daripada mukmin yang lemah.” Salah satu kegiatan fisik yang dilaksanakan secara rutin tersebut ialah olahraga renang. Kegiatan renang dilaksanakan secara terjadwal bagi para santri. Para guru juga dijadwalkan untuk mendampingi mereka.

Dok. renang 1(Para santri tampak enjoy)

Bagikan
kampanye-lingkungan

KAMPANYE LINGKUNGAN SANTRI ULUL ABSHOR

kampanye-lingkunganBel tanda jam istirahat pertama telah dibunyikan. Seperti biasa suasana menjadi riuh oleh tingkah anak-anak dengan ekspresinya masing-masing. Ada yang kejar-kejaran, main di teras kelas maupun jajan di kantin sekolah. Namun ada yang lain pagi itu. Para santri kelas IV SD Pesantren Ulul Abshor nampak berbaris rapi keluar dari ruang kelasnya sambil membawa poster layaknya sedang berdemo.

kampanye-lingkungan-2Setelah sampai di pelataran sekolah ternyata memang benar, mereka sedang berdemo mengkampanyekan gerakan pelestarian lingkungan. Sesuai dengan poster-poster yang mereka tulis, mereka berteriak dan mengajak semua yang ada di lingkungan sekolah agar kembali sadar akan pentingnya menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan. Tidak lupa mereka juga meminta tanda tangan kepada para guru dan santri lain sebagai tanda setuju dengan kampanye ini.

Hari itu tanggal 4 Oktober. Memang tidak bertepatan dengan peringatan Hari Bumi tanggal 22 April maupun Hari Lingkungan Hidup 5 Juni. Akan tetapi guru kelas Ustaz Puguh sengaja mendesain pembelajaran seperti ini sesuai dengan tema dalam kurikulum 2013 yang sudah dilaksanakan di SD PT Ulul Abshor.

Bagikan

RIHLAH TARBAWIYYAH, PERJALANAN SARAT PENDIDIKAN

berat tapi menyenangkanJarum jam baru menunjukkan pukul 05.30 WIB namun riuh para santri dan asatidzah telah memenuhi pelataran Ponpes Terpadu Ulul Abshor Semarang. Ya, pagi itu di hari Sabtu, 6 Oktober 2018 Ponpes memang punya agenda istimewa yaitu Rihlah Tarbawiyyah atau istilah saya jalan-jalan sambil belajar di alam. Wajah-wajah penuh semangat tampak dari semua peserta acara ini. Mereka tampak yakin mampu menaklukkan rute perjalan yang medannya cukup berat. Rute perjalanan yang akan ditempuh pada acara ini diawali dari Ponpes Terpadu Ulul Abshor di Kelurahan Srondol Wetan Kec. Banyumanik menuju komplek Kampus Universitas Negeri Semarang di Kel. Sekaran Kec. Gunungpati. Bagi warga Semarang ataupun mahasiswa UNNES yang telah mengenal rute tersebut mungkin bisa merasakan beratnya medan perjalanan karena rute ini berupa bukit dan lembah yang curam.

Tepat pukul 06.00 WIB rombongan pertama diberangkatkan. Kemudian selang beberapa menit rombongan kedua dan rombongan-rombongan berikutnya menyusul secara bertahap. Rihlah ini diikuti oleh santri-santri dari kelas 6 SD, semua santri SMP dan MA. Peserta rihlah sendiri dibagi dalam 10 kelompok  yang terdiri dari 5 rombongan santri putra dan 5 rombongan santri putri. Tiap rombongan dipimpin oleh seorang ketua dan didampingi oleh satu orang guru.

rombongan akhwatDalam perjalanan, rombongan harus singgah di 4 pos yang sudah didirikan. Di masing-masing pos mereka harus menyetorkan tugas-tugas yang sudah diberikan kepada penjaga pos. Di pos 1, rombongan harus membaca surat Ali Imron ayat 190. Kemudian di pos 2, rombongan harus meneriakkan yel-yel masing-masing rombongan dan bermain game. Di pos 3, rombongan harus membacakan sebuah Hadist Sohih Bukhori Muslim. Dan di pos 4, semua peserta diingatkan mengenai esensi dari kegiatan rihlah ini dengan mauidhoh langsung dari Pengasuh Ponpes Terpadu Ulul Abshor, Drs. Kastori. Beliau sendiri juga ikut menjadi peserta dalam kegiatan rihlah ini.

rombongan ikhwanMeskipun beberapa peserta harus dibantu naik kendaraan bermotor saat menaiki tanjakan terakhir yang sangat ekstrim, alhamdulillah semua peserta berhasil mencapai pos terakhir setelah menempuh perjalanan kaki sekitar 3 jam lamanya, turun dan naik lembah yang sangat curam. Rasa lelah memang sangat terasa namun perasaan happy di alam bisa membius itu semua. Apalagi panitia juga segera menyiapkan rujak buah untuk dinikmati bersama. Sambil bersenda gurau semua peserta menyatu menikmati hidangan di bawah rindangnya rumpun bambu di sekitar lapangan Fakultas Pendidikan Olahraga dan Kesehatan Universitas Negeri Semarang.

persiapan-makan-bersamaDi tempat ini pula Pengasuh Ponpes Terpadu Ulul Abshor juga mengajak peserta rihlah merenungi kebesaran Allah Subhanahu Wata’ala. Di awali dengan pembacaan Surat Ash-shaf ayat 1-11 yang dilantunkan oleh seorang santri, Beliau mengingatkan bahwa kita berada dalam lingkungan pendidikan dan dakwah yang mengemban misi dakwah Rosulullah menegakkan kalimat tauhid di bumi ini. Panduan bagi para dai ialah surat Ash-shaf ini. Beliau menerangkan secara detil bagaimana menyusun dan melaksanakan kegiatan dakwah, termasuk menerangkan hikmah dari kegiatan rihlah yang baru saja dilalui bersama.

mauidhoh-rihlahAcara diakhiri dengan makan bersama ala pesantren. Setelah itu peserta kembali ke kampus lagi. Semoga acara ini membawa manfaat dan pelajaran bagi seluruh peserta. Amiin.

makan-bersama-ala-santri

Bagikan