Arsip Kategori: Tazkiyatun Nafz

Tekhnik Menyejukkan Jiwa

Kontributor : Panitia Penerimaan Santri Baru (PSB)

Ponpes. Terpadu Ulul Abshor

brosur-smp-anyar-depan

Hati bagi seluruh organ lain ibarat raja yang memimpin bawahannya. Atau bisa disamakan raja dalam permainan catur. Jika raja itu mati, maka seluruhnya pun mati. Jika raja itu hidup, seluruhnya pun hidup. Hati mempengaruhi seluruh organ tubuh. Dia menjadi pemimpin seluruh organ, dan menentukan baik buruknya mereka. Maka organ paling diincar syetan pada manusia adalah hati, lalu hati, dan hati. Syetan membuat hati manusia membatu terlebih dahulu, dengan begitu seluruh organnya akan menuruti perintah hati yang membatu tersebut, hati yang membatu yang sulit cahaya hidayah dating menemuinya. Jikalau datang,maka akan terpental sinar hidayah itu karena saking kerasnya hati yang membeku.

Banyak orang bilang hati itu merupakan sebuah organ tubuh yang letaknya antara usus dan lambung, yang kalau organ itu terkena penyakit disebut liver. Sodara, benar kalau diterjemahkan dalam Bahasa Indonesia. Tapi hati yang dimaksud sebagai pemimpin organ lain itu bukan hati liver. Hati sebagai raja dari raja seluruh organ itu bernama JANTUNG.

Ketika orang marah, benci, maupun dengki pasti jantung pertama yang kencang bergetar, terasa berat, terasa sesak. Pompa yang terlalu berat akibat emosi menyebabkan hal itu terjadi. Inilah hati yang sesungguhnya. Bahkan seorang meninggal atheis diambil jantungnya yang membatu, lalu dipindah ke orang lain yang bukan atheis, sisa sisa hati busuknya pun muncul, akhirnya pemilik hati yang baru itu menjadi atheis.

Tes, ketika Anda marah, maka jantung Anda terasa tidak nyaman, sangat kencang berdebar. Maka itulah pemimpin organ tubuh Anda. Jika dia baik, maka semua baik. Sebaliknya jika dia buruk, maka semua pun buruk. Hati adalah jantung dan bukan hati empedu yang berkontribusi untuk menetralisir racun yang masuk ke dalam tubuh, dan kalau terkena penyakit disebut liver.

Penyakit terbesar menyebabkan orang meninggal adalah serangan jantung. Begitu berpengaruhnya organ ini. Maka sedini mungkin hindari organ ini berpenyakit. Dan penyakit mematikaan itu bisa disebabkan oleh penyakit hati yang sering menyengsarakan pemiliknya, seperti iri, dengki, dendam, dan penyakit hati lain.

Untuk bahagia, tidak ada jalan lain selain sehat hati. Dengan begitu, hati melapang dan semuanya melapang. Kesesakan akan menjauh dan menjauh. Umur pun kian panjang disertai lapangannya hati yang membahagiakan pemiliknya. Islam telah memberi metode mujarab untuk menyembuhkan hati yang membatu sekaligus menyengsarakan pemiliknya, apa itu ?

1. “ Sungguh Dengan Mengingat Allah, Hati Akan Menjadi Tenang”

Anda gundah, gelisah, resah, kecewa, menangis, dikhianati. Anda kemana pun berobat tiada hasil, bahkan sekali pun ke ahli kejiwaan. Kalau pun bisa dibius dengan obat penenang, maka efeknya sementara. Jika obatnya habis, akan muncul lagi depresi dan kesesakan hati. Dan obat juga beaya sangat tidak murah, apalagi harus rutin. Ini tentu menjadi beban tersendiri bagi penderita penyakit seperti itu.

Tapi tenang saja, cara ini ampuh untuk menyejukkan jiwa Anda yang membeku, gratis tanpa dipungut beaya. Sungguh dengan mengingat Allah, hati akan menjadi tenang. Coba tayakan diri, sudahkah Anda mengingat Nya dalam bentuk ibadah apa pun yang sangat sangat istiqomah. Jika belum, maka alternatifnya Anda harus rajin ibadah, entah itu sholat wajib, sholat Sunnah, sedekah, dzikir pagi dan sore. Jika sudah dilaksanakan masih belum, maka Anda perlu menghayati makna Nya. Dan pasti mujarab !

Ini sudah saya jelaskan dulu, silakan buka lagi tulisan saya sebelumnya

Selamat mencoba

2. Bersenang Senang Melihat Keindahan Alam

Berjalanlah di muka bumi, nikmati hembusan angin yang membelai tubuh Anda. Nikamti kehijauhan daerah Anda, padi padi yang menari narii diterjang oleh angin. Anda sedih dan gundah bisa menganggap dunia sempit sesempit pikiran. Luangkan waktu untuk diri Anda. Jika ada waktu, tidak ada alasan untuk Anda untuk berdiam diri.

Kalau ada yang bilang,” Ah capek jalan jalan melulu.”

Sodara, karena pola piker menyebabkan tindakan nyata. Apa pun pola pikir Anda, itulah nyata tindakan Anda. Ubah pola pikir menjadi,” Aku harus ke sana, karena aku butuh.”
Orang berjuta kali berpikir karena merasa apa yang akan dilakukannya itu banyak KETIDAKNIKMATAN. Misalnya takut ditipu lagi, kehidupan yang sulit, dikhianati, dan lainnya, maka orang itu dipastikan sulit melakukannya.

Seperti olahraga,” Ah, capek olah raga.” Ubah mindset Menjadi,” Harus olahraga, karena olahraga itu menyehatkan, menguruskan badan ( bagi yang gemuk ), sekaligus mengurangi stress.

Selamat mencoba

3. Berbahagia Melihat Orang Lain Bahagia

Ini terlihat sepele. Tapi sesungguh tidak sedikit orang sakit hatinya akibat melihat orang lain lebih bahagia dari dirinya, orang lain lebih mapan dari dirinya, orang lain lebih cerdas dari dirinya, orang lain lebih tampan dari dirinya, orang lain berpangkat tinggi dari dirinya. Jika Anda bilang apakah itu ada ? Jawabannya ADA.

Saya pribadi juga bingung untuk apa kita sampai tidak mengkhilaskan diri untuk kebahagiaan orang lain. Apa ruginya kita bahagia melihat mereka kaya, punya rumah megah, mobil mewah, jadi lurah, camat, presiden, dan lainnya. Karena mereka sudah berusaha keras, itu hak mereka untuk bahagia. Lantas apa urgensi yang menyebabkan kita tidak bahagia.

Mungkin kita tidak bernasib seperti orang yang lebih mujur. Itulah mungkin alasan. Tapi yang saya tanyakan apakah dia salah sehingga kita tega membencinya ? Apakah dia gunakan praktek praktek haram untuk sukses ? Atau hanya sekedar asumsi yang belum tahu pastinya, lalu karena kesesakan hati kita curiga lalu menuduhnya berbuat haram untuk sukses.
Dimana hati sebagai seorang manusia ?

Lantas kita ingin dia tidak sukses ? Tidak uang sepeser pun ? Disisihkan dari pekerjaannya ? Lalu dengan segala cara kita menjatuhkannya ? Akibat dia berprestaasi ? Kita ingin dia miskin, hidup dijalanan, tidur di kolong jembatan ? Kita ingin anak anaknya jadi gelandangan ? Begitukah kata hati kita yang sesungguhnya ? Jawab ..

Dengan bertanya Tanya seperti itu, ternyata kita tahu bahwa kita memang punya hati sebagai seorang manusia, yang butuh kasih dan dikasihi. Bukan manusia, tapi manusia pilihan dari sekian manusia yang hidup di muka bumi ini. Karena kita manusia pilihan dengan keimanan nyata.

Terminal Kehidupan

Kontributor : Panitia Penerimaan Santri Baru (PSB)

Ponpes. Terpadu Ulul Abshor

brosur-smp-anyar

Seorang kaya raya mengalami tekanan psikis yang sangat menyakitkan. Masalah demi masalah selalu muncul. Belum selesai satu masalah, muncul masalah lain. Mulai dari kerugian demi kerugian omzet perusahaan, karyawan yang mengambil seenaknya pendapatan perusahaan, atau pencurian uang perusahaan. Di rumah, dia dipusingkan dengan ulah istri yang suka menghambur hamburkan uang, beli perhiasaan super mahal, belanja di luar negeri. Tidak sampai situ, anak gadisnya sudah berbadan dua sebelum menikah. Karena pergaulan anak gadisnya sangat bebas, selalu pulang larut malam. Belum lagi, hutang perusahaan terus mencekik bersama suku bunga yang naik setiap bulannya.
Akhirnya, dia pergi ke dokter jiwa dengan beaya sangat mahal. Bukan hanya itu, dia berkeliling dunia untuk menenangkan pikiran. Dia ikut senam yoga untuk meditasi dengan pelatihan intensif sangat mahal. Dia selalu menenangkan pikiran dengan beaya beaya yang semakin menguras asetnya. Pelatihnya khusus melatihnya untuk metidasi di puncak gunung. Dia pun membangun villa di sana dengan beaya super mahal. Dengan pelatihan khusus super mahal, tekanan demi tekanan terus berkurang. Akhirnya, dia bisa menenangkan diri sejenak. Lalu dia kembali beraktifitas seperti sedia kala.

Sahabat, sebenarnya selama ini kita melakukan pengobatan yang sebagian besar orang belum sadari. Dan semua orang cerdas tahu bahwa metode itu sangat ampuh untuk kebahagiaan seseorang. Apa itu ? Mari terus lanjutkan.

Terminal Harian dan Bulanan Yang Membawa Ketentrama Hati

Orang barat mencari cara menentramkan hati. Mereka menemukan caranya. Yaitu meditasi dengan gerakan. Intinya dia duduk mencari kesejukan jiwanya yang terpendam dalam lautan kesedihan nyata. Tapi tahukah sesungguh ajaran Islam sangat menyehatkan jiwa raga. Setiap hari, lima kali sehari, seorang muslim diwajibkan sholat lima waktu dengan waktu waktu yang sudah diatur. Metode pengobatan jiwa itu SHOLAT.

Dengan sholat, kita sejenak tinggalkan urusan dunia. Hutang, anak nakal, istri tidak patuh, sejenak disisihkan. Karena saat itulah waktunya Anda berhenti di terminal Harian. Terminal itu menjadi alat pembersih jiwa Anda, sebagaimana tubuh Anda dibersihkan dalam air bersih dan jernih, ketika Anda selesai, tubuh Anda pun segar, sehat, dan tidak satu pun noda menempel tubuh.

Hanya saja kita tidak menyadarinya. Apa alasannya ? Karena kita menjadikan sholat sebagai suatu kewajiban, bukan kebutuhan. Sangat beda antara orang yang menganggap sholat sebagai suatu kebutuhan dan kewajiban. Kewajiban, maka sebatas pelaksanaan saja. Beda dengan kebutuhan, dia akan melaksanakan penuh kenikmatan.

Bisa jadi juga orang menemukan mutiara dalam sholat karena dia mempraktekkan belum sepenuhnya perfect. Dia masih mikir hal lain selain focus pada sang pencipta, masih mikir hutang, istri, dan anak. Jika pikiran kita belum focus, maka sulit rasanya meraih kenikmatan itu. Tidak aja satu pun ajaran Islam yang menyengsarakan, semuanya penuh manfaat untuk diri.
Lalu apa itu terminal mingguan ? Yaitu sholat Jum’at.

“ Sungguh dengan mengingat Allah, hati akan menjadi tentram.”

Lihat dengan seksama, itu solusi atau hanya sekadar kewajiban ? Baca sekali lagi .. hayati .. taruh dalam nurani Anda. Jika sudah, saya akan jelaskan untuk Anda.

Banyak dari kita tidak menyadari solusi dan solusi jiwa sekarat akibat menumpuk masalah sebenarnya ada di pelupuk mata. Lalu kita sering mencari cara dengan mengeluarkan banyak uang, padahal uangnya bisa digunakan untuk membantu sesama yang kekurangan. Ternyata DENGAN MENGINGAT ALLAH, HATI MENJADI TENTRAM. Nah, apa solusi jika hati gelisah, gundah, tidak bahagia ? Jelas MENGINGAT ALLAH. Nah, bagaimana cara mengingat Allah ?

Sholat sejatinya kita berhadapan dengan Allah, maka selain itu dilupakan. Dzikir pun secara Bahasa artinya mengingat, pada aplikasinya pun mengingat. Inilah solusi yang selama ini yang jarang kita perhatikan.

Anda gundah, gelisah, sedih, karena alasan apa pun ? Maka laksanakan ibadah sebanyak mungkin. Lupakan sejenak masalah Anda. Ini bukan menghindari masalah. Praktek ini adalah mengobati psikis Anda, mengobati kegundahan hati, juga membuat menentramkan hati. Bisa jadi Allah anugerahkan solusi masalah Anda seberat apa pun itu ke dalam jiwa Anda.

Sekarang tinggal Anda pilih, pengobatan dengan ibadah nyata yang diakui khasiatnya oleh orang orang cerdas dan itu dilakukan tanpa beaya apa pun. Atau seperti orang kaya di atas yang membayar sangat mahal, yang mana uangnya tadi bisa digunakan untuk membantu sesama yang lebih membutuhkan pertolongan orang kaya tadi, seperti sedekah pada anak yatim di panti, membangun masjid yang belum dibangun, dan amal sholeh lainnya.

Kelembutan Hati Umar

Kontributor : Panitia Penerimaan Santri Baru (PSB)

Ponpes. Terpadu Ulul Abshor

brosur-smp-anyar-depan

Suatu hari, sekelompok anak bermain penuh kegirangan. Mereka sangat menikmati permainan mereka. Tapi seketika mereka tersentak kaget. Tubuh mereka merinding ketakutan. Mereka melihat sosok lelaki gagah di dekat mereka. Rasa takut mereka semakin kencang ketika lelaki itu berjalan mendekati mereka.
Anak anak itu tahu lelaki itu ditakuti oleh banyak orang karena wataknya yang keras. Lelaki itu penuh wibawa tinggi dan gagah. Jangankan manusia, jin pun berlari menjauh ketika melihat sosok lelaki itu di pelupuk mata mereka. Dialah Umar Bin Khattab, seorang pemimpin tegas dan berkarakter keras dan juga kaya raya.

Tapi dari sekian banyaki anak yang bermain itu, ada seorang anak yang berdiri di tempat. Dia tidak mengikuti seluruh temannya yang lari ketakutan. Bahkan anak itu terus memandangi Umar dengan pandangan lunak. Sehingga Umar berada tepat di depannya. Tapi anak itu tidak juga menjauh.

Umar berkata,
“ Kok kamu tidak menghindar seperti teman teman mu ?”
Anak itu menjawab dengan tegas,” Apa salah saya sehingga saya lari. Kenapa saya lari melihat Anda, saya sama sekali tidak membuat suatu keburukan dengan Anda.”
Umar tersenyum. Seketika itu, dia merogok sakunya untuk mengambil uang, lalu diberikan uang itu pada anak itu.

***
Malam itu, Umar berjalan berkeliling sendiri untuk memantau keadaan. Umar mendengar suara tangis seorang bocah. Seketika itu dia mendekat. Di relung kegelapan, dia melihat seorang bocah dipangku ibunya yang lesu lemah tiada daya. Kelaparan dahsyat menjadi penyebab.

“ Ada apa denganmu ?” Tanya khalifah Umar.
“ Anakku kelaparan, dia butuh makan,” kata ibu sang anak.
Umar pun mengiba. Seketika itu juga, dia berlari menuju gudang untuk mengambil satu karung gandum. Dia mengangkat seorang diri di tengah kegelapan malam. Keringat bercucuran. Dia tidak peduli jabatannya sebagai pemimpin yang notabene berada dalam kemewahan dan kemudahan hidup. Sesampai di saana, Umar masih mendengar jeritan rasa lapar berbentuk tangis.

Umar berlinang air mata. Dia pun memasang api, lalu memasak gandum seorang diri. Setelah matang, dia menghidangkan makanan untuk ibu dan anak yang kelaparan itu. Umar tersenyum melihat mereka bisa menghapus rasa lapar.

***

Dia memang berwatak keras. Tapi hatinya begitu lembut, bahkan lebih lembut dari orang bertutur kata paling lembut. Watak memang karakter yang ada pada diri orang. Dan itu harmonisasi kehidupan. Ada sahabat berwatak sangat lembut sekali seperti Abu Bakar. Ada juga yang keras seperti Umar.

Tapi kelembutan hati mutlak dimiliki setiap insane beriman. Dan Umar membuktikannya dengan tindakan nyata. Di zaman sekarang, tidak mudah rasanya punya pemimpin yang sangat berempati pada rakyatnya. Bicara sangat mudah, tapi aplikasi itulah yang harus dipenuhi. Karena bila ucapan itu, tindakannya ya harus itu.

Banyak orang main logika, jikalau hati mudah memaafkan ibarat piring yang jatuh dipecahkan, dan tidak mungkin disatukan. Sahabat, berkaca dari tema di atas, jangan mengibaratkan hati dengan piring. Semua tahu piring benda keras. Dan benda keras mudah pecah. Kalau hati itu benda keras, niscaya cahaya hidayah akan memantul. Ketika disakiti secuil saja, kekerasannya akan muncul karena materialnya keras. Hati bukan seperti itu hakekatnya.

Hati ibarat gabus. Yang empuk dan lembut. Jikalau disentuh terasa lembut. Begitu pula jatuh, dia akan tetap lembut dan utuh. Walaupun pernah disakiti, dia akan tetap tegar dan memafkan . Karena dia tahu esok akan menjadi kebaikan baginya jikalau dia mau berdamai dengan masa lalunya.

7 Golongan Yang Mendapat Naungan Di Padang Mahsyar

Kontributor : Panitia Penerimaan Santri Baru (PSB)

Ponpes. Terpadu Ulul Abshor
psb

Padang mahsyar adalah tempat dimana seluruh manusia dikumpulkan tanpa sehelai benang pun, mengantre, menemui nasibnya yang mana mengacu pada amal baik buruknya selama hidup di dunia. Luar biasa panas tempat itu. Bahkan digambarkan matahari hanya berjarak sejengkal dari kepala.

Allah memberi naungan dari dahsyat kesengsaraan di sana. Hamba hamba ini merupakan pilihan yang mana menjadi golongan yang akan dinaungi kelak. Siapa saja mereka, dan bertanyalah pada diri, apakah diri kita termasuk di dalamnya :

1. Pemimpin yang adil

Pemimpin yang adil termasuk salah satu golongan yang dinaungi di padang mahsyar.
Menimbang pemimpin yang adil dimasukkan ke dalam tujuh golongan. Menurut urgensi saya sendiri, begini penjelasannya.

Pemimpin perannya sangat vital. Bahkan orang bilang, jika pemimpin rusak, semua elemen akan rusak. Itu dari sisi pengaruh diri. Belum lagi kontribusinya penting. Sekali dia memikirkan dirinya tanpa mengindahkan rakyat, maka sejuta rakyat akan menjerit.
Maka mengingat kontribusinya tinggi dan tugasnya tidak ringan, balasan pun tidak ringan.

Tidak semua pemimpin adil. Maka hanya pemimpin adillah yang menjadi golongan yang akan dinaungi di padang mahsyar kelak.

2. Pemuda yang tumbuh pada kebiasaan beribadah pada RabbNya

Di sinilah peran orang tua. Semenjak kecil, anak harus didik beribadah. Berikan hukuman ketika sang anak tidak berangkat beribadah. Dampaknya mengakar sampai dewasa. Yang mana dewasa adalah lanjutan dari masa kecil yang terus berjalan seiring perkembangan zaman. Lihatlah, betapa banyak anak muda sekarang hobi bermaksiat, berani bersentuhan dengan lawan jenis, bahkan memakai obatan terlarang. Hal itu bisa disebabkan masa hidup yang dilalui oleh sang anak tersebut kurang bersahabat dengan kebaikan.

3. Lelaki yang hatinya terpaut dengan masjid

Masjid merupakan rumah Allah. Selayaknya orang yang selalu mengagungkan rumah Nya mendapat balasan melimpah disbanding orang biasa yang jarang ke situ. Setiap waktu menjelang sholat, dia sudah berada di sana untuk mengikuti sholat berjamaah. Dia pun melakukan sholat sunah yang membuat malaikat malaikat di sisinya mendoakannya agar si hamba tersebut selamat di akhirat.

4. Dua orang yang saling mencintai karena Allah, sehingga tidak bertemu dan tidak berpisah kecuali karena Allah

Saya melihat termasuk esensi di dalamnya adalah ukhuwah cinta. Betapa sesame muslim harus saling bersaudara, bahkan diumpamakan seperti anggota tubuh, bila satu merasa sakit maka semuanya akan terasa.

5. Lelaki yang diajak berzina dengan wanita berkedudukan dan dia menolak lalu bilang,” Aku takut pada Allah “

Biasanya normalnya adalah lelaki yang mengajak wanita untuk berzina. Tapi ini wanita cantik dan terhormat yang menawarkan diri untuk dizinai dengan suka rela karena dia ingin bersetubuh dengan lelaki itu disebabkan lelaki itu terlalu tampan.
Maka lelaki yang menolak dan bilang bahwa dia takut adzab Rabbnya, dia mendapat balasan agung kelak.

6. Orang yang bersedekah sembunyi sembunyi, sehingga tangan kirinya tidak mengetahui apa yang diinfakkan oleh tangan kanannya.

Dari miliaran manusia di dunia, berapa persen yang dermawan ? Tentu tidak banyak. Padahal peran dermawan sangat penting untuk kesejahteraan bangsa dan Negara. Ketika Negara pusing mikiran hutang. Wakil rakyat ngurusi gaji sendiri, bahkan protes kalau gajinya telat apalagi tidak digaji, maka siapakah yang membangun infrastruktur, apa lagi yang tidak dijangkau oleh mata Negara, seperti daerah pedesaan. Dan mohon maaf, jikalau dananya disedot, maka sudah tidak ada harapan lagi.

Dermawan mulia penting di dunia. Dan kalau terang terangan, mungkin orang orang terkagum. Nah, bagaimana jikalau sembunyi sembunyi, inilah yang dahsyat. Maka orang seperti ini sungguh mulia. Alam semesta berhutang budi padanya. Karena dia, banyak manusia bergembira. Banyak orang terbantu dan tertolong. Maka dia layak mendapat pertolongan dari Allah kelak.

7. Orang yang berdzikir pada Allah dengan sendiri hingga air matanya meleleh takut akan adzab Allah

Ketika tengah malam, semua orang terlelap tidur, dia pergi ke masjid mengambil air wudhu lalu sholat. Dinginnya malam tiada dihiraukan. Dia sangat mencintai Tuhannya melebihi apa pun dan takut akan adzab Nya yang pedih.