7 Golongan Yang Mendapat Naungan Di Padang Mahsyar

Kontributor : Panitia Penerimaan Santri Baru (PSB)

Ponpes. Terpadu Ulul Abshor
psb

Padang mahsyar adalah tempat dimana seluruh manusia dikumpulkan tanpa sehelai benang pun, mengantre, menemui nasibnya yang mana mengacu pada amal baik buruknya selama hidup di dunia. Luar biasa panas tempat itu. Bahkan digambarkan matahari hanya berjarak sejengkal dari kepala.

Allah memberi naungan dari dahsyat kesengsaraan di sana. Hamba hamba ini merupakan pilihan yang mana menjadi golongan yang akan dinaungi kelak. Siapa saja mereka, dan bertanyalah pada diri, apakah diri kita termasuk di dalamnya :

1. Pemimpin yang adil

Pemimpin yang adil termasuk salah satu golongan yang dinaungi di padang mahsyar.
Menimbang pemimpin yang adil dimasukkan ke dalam tujuh golongan. Menurut urgensi saya sendiri, begini penjelasannya.

Pemimpin perannya sangat vital. Bahkan orang bilang, jika pemimpin rusak, semua elemen akan rusak. Itu dari sisi pengaruh diri. Belum lagi kontribusinya penting. Sekali dia memikirkan dirinya tanpa mengindahkan rakyat, maka sejuta rakyat akan menjerit.
Maka mengingat kontribusinya tinggi dan tugasnya tidak ringan, balasan pun tidak ringan.

Tidak semua pemimpin adil. Maka hanya pemimpin adillah yang menjadi golongan yang akan dinaungi di padang mahsyar kelak.

2. Pemuda yang tumbuh pada kebiasaan beribadah pada RabbNya

Di sinilah peran orang tua. Semenjak kecil, anak harus didik beribadah. Berikan hukuman ketika sang anak tidak berangkat beribadah. Dampaknya mengakar sampai dewasa. Yang mana dewasa adalah lanjutan dari masa kecil yang terus berjalan seiring perkembangan zaman. Lihatlah, betapa banyak anak muda sekarang hobi bermaksiat, berani bersentuhan dengan lawan jenis, bahkan memakai obatan terlarang. Hal itu bisa disebabkan masa hidup yang dilalui oleh sang anak tersebut kurang bersahabat dengan kebaikan.

3. Lelaki yang hatinya terpaut dengan masjid

Masjid merupakan rumah Allah. Selayaknya orang yang selalu mengagungkan rumah Nya mendapat balasan melimpah disbanding orang biasa yang jarang ke situ. Setiap waktu menjelang sholat, dia sudah berada di sana untuk mengikuti sholat berjamaah. Dia pun melakukan sholat sunah yang membuat malaikat malaikat di sisinya mendoakannya agar si hamba tersebut selamat di akhirat.

4. Dua orang yang saling mencintai karena Allah, sehingga tidak bertemu dan tidak berpisah kecuali karena Allah

Saya melihat termasuk esensi di dalamnya adalah ukhuwah cinta. Betapa sesame muslim harus saling bersaudara, bahkan diumpamakan seperti anggota tubuh, bila satu merasa sakit maka semuanya akan terasa.

5. Lelaki yang diajak berzina dengan wanita berkedudukan dan dia menolak lalu bilang,” Aku takut pada Allah “

Biasanya normalnya adalah lelaki yang mengajak wanita untuk berzina. Tapi ini wanita cantik dan terhormat yang menawarkan diri untuk dizinai dengan suka rela karena dia ingin bersetubuh dengan lelaki itu disebabkan lelaki itu terlalu tampan.
Maka lelaki yang menolak dan bilang bahwa dia takut adzab Rabbnya, dia mendapat balasan agung kelak.

6. Orang yang bersedekah sembunyi sembunyi, sehingga tangan kirinya tidak mengetahui apa yang diinfakkan oleh tangan kanannya.

Dari miliaran manusia di dunia, berapa persen yang dermawan ? Tentu tidak banyak. Padahal peran dermawan sangat penting untuk kesejahteraan bangsa dan Negara. Ketika Negara pusing mikiran hutang. Wakil rakyat ngurusi gaji sendiri, bahkan protes kalau gajinya telat apalagi tidak digaji, maka siapakah yang membangun infrastruktur, apa lagi yang tidak dijangkau oleh mata Negara, seperti daerah pedesaan. Dan mohon maaf, jikalau dananya disedot, maka sudah tidak ada harapan lagi.

Dermawan mulia penting di dunia. Dan kalau terang terangan, mungkin orang orang terkagum. Nah, bagaimana jikalau sembunyi sembunyi, inilah yang dahsyat. Maka orang seperti ini sungguh mulia. Alam semesta berhutang budi padanya. Karena dia, banyak manusia bergembira. Banyak orang terbantu dan tertolong. Maka dia layak mendapat pertolongan dari Allah kelak.

7. Orang yang berdzikir pada Allah dengan sendiri hingga air matanya meleleh takut akan adzab Allah

Ketika tengah malam, semua orang terlelap tidur, dia pergi ke masjid mengambil air wudhu lalu sholat. Dinginnya malam tiada dihiraukan. Dia sangat mencintai Tuhannya melebihi apa pun dan takut akan adzab Nya yang pedih.