Terminal Kehidupan

Kontributor : Panitia Penerimaan Santri Baru (PSB)

Ponpes. Terpadu Ulul Abshor

brosur-smp-anyar

Seorang kaya raya mengalami tekanan psikis yang sangat menyakitkan. Masalah demi masalah selalu muncul. Belum selesai satu masalah, muncul masalah lain. Mulai dari kerugian demi kerugian omzet perusahaan, karyawan yang mengambil seenaknya pendapatan perusahaan, atau pencurian uang perusahaan. Di rumah, dia dipusingkan dengan ulah istri yang suka menghambur hamburkan uang, beli perhiasaan super mahal, belanja di luar negeri. Tidak sampai situ, anak gadisnya sudah berbadan dua sebelum menikah. Karena pergaulan anak gadisnya sangat bebas, selalu pulang larut malam. Belum lagi, hutang perusahaan terus mencekik bersama suku bunga yang naik setiap bulannya.
Akhirnya, dia pergi ke dokter jiwa dengan beaya sangat mahal. Bukan hanya itu, dia berkeliling dunia untuk menenangkan pikiran. Dia ikut senam yoga untuk meditasi dengan pelatihan intensif sangat mahal. Dia selalu menenangkan pikiran dengan beaya beaya yang semakin menguras asetnya. Pelatihnya khusus melatihnya untuk metidasi di puncak gunung. Dia pun membangun villa di sana dengan beaya super mahal. Dengan pelatihan khusus super mahal, tekanan demi tekanan terus berkurang. Akhirnya, dia bisa menenangkan diri sejenak. Lalu dia kembali beraktifitas seperti sedia kala.

Sahabat, sebenarnya selama ini kita melakukan pengobatan yang sebagian besar orang belum sadari. Dan semua orang cerdas tahu bahwa metode itu sangat ampuh untuk kebahagiaan seseorang. Apa itu ? Mari terus lanjutkan.

Terminal Harian dan Bulanan Yang Membawa Ketentrama Hati

Orang barat mencari cara menentramkan hati. Mereka menemukan caranya. Yaitu meditasi dengan gerakan. Intinya dia duduk mencari kesejukan jiwanya yang terpendam dalam lautan kesedihan nyata. Tapi tahukah sesungguh ajaran Islam sangat menyehatkan jiwa raga. Setiap hari, lima kali sehari, seorang muslim diwajibkan sholat lima waktu dengan waktu waktu yang sudah diatur. Metode pengobatan jiwa itu SHOLAT.

Dengan sholat, kita sejenak tinggalkan urusan dunia. Hutang, anak nakal, istri tidak patuh, sejenak disisihkan. Karena saat itulah waktunya Anda berhenti di terminal Harian. Terminal itu menjadi alat pembersih jiwa Anda, sebagaimana tubuh Anda dibersihkan dalam air bersih dan jernih, ketika Anda selesai, tubuh Anda pun segar, sehat, dan tidak satu pun noda menempel tubuh.

Hanya saja kita tidak menyadarinya. Apa alasannya ? Karena kita menjadikan sholat sebagai suatu kewajiban, bukan kebutuhan. Sangat beda antara orang yang menganggap sholat sebagai suatu kebutuhan dan kewajiban. Kewajiban, maka sebatas pelaksanaan saja. Beda dengan kebutuhan, dia akan melaksanakan penuh kenikmatan.

Bisa jadi juga orang menemukan mutiara dalam sholat karena dia mempraktekkan belum sepenuhnya perfect. Dia masih mikir hal lain selain focus pada sang pencipta, masih mikir hutang, istri, dan anak. Jika pikiran kita belum focus, maka sulit rasanya meraih kenikmatan itu. Tidak aja satu pun ajaran Islam yang menyengsarakan, semuanya penuh manfaat untuk diri.
Lalu apa itu terminal mingguan ? Yaitu sholat Jum’at.

β€œ Sungguh dengan mengingat Allah, hati akan menjadi tentram.”

Lihat dengan seksama, itu solusi atau hanya sekadar kewajiban ? Baca sekali lagi .. hayati .. taruh dalam nurani Anda. Jika sudah, saya akan jelaskan untuk Anda.

Banyak dari kita tidak menyadari solusi dan solusi jiwa sekarat akibat menumpuk masalah sebenarnya ada di pelupuk mata. Lalu kita sering mencari cara dengan mengeluarkan banyak uang, padahal uangnya bisa digunakan untuk membantu sesama yang kekurangan. Ternyata DENGAN MENGINGAT ALLAH, HATI MENJADI TENTRAM. Nah, apa solusi jika hati gelisah, gundah, tidak bahagia ? Jelas MENGINGAT ALLAH. Nah, bagaimana cara mengingat Allah ?

Sholat sejatinya kita berhadapan dengan Allah, maka selain itu dilupakan. Dzikir pun secara Bahasa artinya mengingat, pada aplikasinya pun mengingat. Inilah solusi yang selama ini yang jarang kita perhatikan.

Anda gundah, gelisah, sedih, karena alasan apa pun ? Maka laksanakan ibadah sebanyak mungkin. Lupakan sejenak masalah Anda. Ini bukan menghindari masalah. Praktek ini adalah mengobati psikis Anda, mengobati kegundahan hati, juga membuat menentramkan hati. Bisa jadi Allah anugerahkan solusi masalah Anda seberat apa pun itu ke dalam jiwa Anda.

Sekarang tinggal Anda pilih, pengobatan dengan ibadah nyata yang diakui khasiatnya oleh orang orang cerdas dan itu dilakukan tanpa beaya apa pun. Atau seperti orang kaya di atas yang membayar sangat mahal, yang mana uangnya tadi bisa digunakan untuk membantu sesama yang lebih membutuhkan pertolongan orang kaya tadi, seperti sedekah pada anak yatim di panti, membangun masjid yang belum dibangun, dan amal sholeh lainnya.