AKU INI LAKI-LAKI YG TIDAK LAKU

 

brosur-smp-anyar

Kontributor : Panitia Penerimaan Santri Baru (PSB)

PONPES TERPADU Ulul Abshor

PENDEK Jelek. Hitam. Tidak berharta. “JULAIBIB”namanya. Namun dia adalah seorang sahabat Rasulullah yang mulia. Sangat malu dan minder ketika tiba-tiba Rasulullah menawarinya untuk menikah. Karena tahu diri. Namun Rasulullah menenangkannya.

Hingga suatu ketika, bertemulah Rasulullah dengan salah seorang sahabatnya.

“Aku ingin meminang puterimu,” kata Rasulullah.

Sahabat itu sangat bahagia. Siapa yang tidak bahagia ketika puterinya menjadi istri Nabi.

“Baiklah wahai Rasulullah, ini merupakan sebuah penghormatan bagi kami,” jawab sahabat itu dengan sangat riang.

“Bukan untukku. Tapi untuk Julaibib,” kata Nabi.

“Julaibib? Julaibib?” katanya dengan kaget.

Wajahnya berubah. Tidak lagi ceria seperti sebelumnya.

“Namun aku harus bermusyawarah dulu dengan ibunya,”lanjutnya.

“Julaibib? Julaibib?” kata sang istri terkejut saat mendengar berita dari suaminya.

Terbayang dengan jelas dalam benak wanita itu sosok lelaki yang pendek. Jelek. Hitam. Dan tidak berharta..

Dia yang akan menjadi menantunya nanti. Apa kata orang-orang, pikirnya…

Putrinya yang menyimak percakapan kedua orang tuanya dari bilik kamar segera keluar. “Ayah, ibu, bagaimana mungkin engkau menolak pilihan Rasulullah?

Bukankah Allah berfirman :

Dan tidaklah patut bagi laki-laki yang mu’min dan tidak (pula) bagi perempuan yang mu’min, apabila Allah dan Rasul-Nya telah menetapkan suatu ketetapan, akan ada bagi mereka pilihan (yang lain) tentang urusan mereka?

” jelas gadis itu. “Ayah, ibu, aku akan menikah dengan laki-laki pilihan Nabi.”Merekapun menikah.

Hingga suatu pagi, datang seruan untuk berjihad. Melawan kaum musyrikin di medan Uhud. Julaibib mendengar seruan itu. Iapun memenuhi panggilan Rasulullah saw. untuk pergi berjihad.

Selesai perang Uhud, Rasulullah mengumpulkan para sahabatnya.

“Kalian kehilangan siapa hari ini?” tanya Rasulullah.

Ada sahabat yang menjawab.

“Kami kehilangan Hamzah!”

Ada yang berkata, “Kami kehilangan Mush’ab!”

Yang lain berkata, “Kami kehilangan Yaman!”

Ada pula yang mengatakan,

“Kami kehilangan ‘Amr bin Jamuh!”“

Namun, aku kehilangan Julaibib! Carilah Julaibib sekarang!” kata Rasulullah.

Para sahabat mencari Julaibib. Hingga akhirnya Julaibib ditemukan meninggal dunia diantara tujuh orang musyrikin.

Para sahabat mengabarkan kepada Rasulullah, bahwa Julaibib meninggal diantara tujuh orang musyrikin.

Dia membunuh tujuh orang musyrikin, kemudian dirinya terbunuh. Meninggal sebagai syuhada’.

“Dia adalah bagian dariku, dan aku bagian darinya!

Dia adalah bagian dariku, dan aku bagian darinya!

Dia adalah bagian dariku, dan aku bagian darinya!”

kata Rasulullah menanggapi kabar kematian Julaibib.

Seberuntung Julaibib mendapatkan bidadari. Tak disangka, tak diduga, Rasulullah meminangkan untuknya seorang wanita yang cantik, kaya, dan berkelas. Asyiknya lagi ketika wanita itu menerima lamaran Rasulullah, tanpa berat hati. Padahal dia sangat tahu seperti apa lelaki calon pendamping hidupnya. Julaibib. Ya, ‘hanya’ Julaibib.

Namun wanita itu sangat percaya, seperti apapun fisik Julaibib, dia adalah lelaki yang direkomendasikan Rasulullah. Pasti berkualitas. Pasti hebat. Pasti lelaki sejati. Keimanan yang luar biasa.

Apapun yang dipilihkan oleh Allah dan Rasul-Nya, itu pasti yang terbaik. Dan ternyata benar. Boleh tampang pas-pasan, tapi kualitas berani diadu.

Kualitas agama Julaibib tidak sesederhana penampilannya. Sangat luar biasa.Terbaca dari dialognya bersama Rasulullah saw. saat ditawari untuk menikah.

Julaibib berkata, “Wahai Rasulullah, aku ini lelaki yang tidak laku.”

Namun Rasulullah saw. segera menjawab, “Tapi kamu di sisi Allah laku.” ( HR. Muslim)

 

Bagikan