Imunisasi Campak-Rubella (MR)

img_20170804_101125_hdr

 

 

 

 

 

Hari ini tepatnya pada hari jum’at 4 Agustus 2017 Play Group dan TK Ulul Abshor kedatangan tamu dari PUSKESMAS Srondol. Kedatangan pihak PUSKESMAS ke LPPT Ulul Abshor tidak lain untuk melakukan sosialisasi dan melaksanakan Imunisasi Campak-Rubella (MR). Hal itu sesuai dengan komitmen pemerintah dalam mewujudkan eliminasi campak dan mengendalikan penyakit rubella serta kecacatan bawaan akibat rubella (Congenital Rubella Syndrome) di Indonesia pada tahun 2020. Strategi yang ditempuh adalah pemberian imunisasi Measless Rubella (MR) untuk anak usia 9 bulan sampai kurang dari 15 tahun.

Sedikit Informasi tentang Campak- Rubella

  1. Apa itu Rubella

Campak dan Rubella adalah penyakit infeksi menular melaui saluran nafas yang disebabkan oleh virus. Anak dan orang dewasa yagn belum pernah mendapat imunisasi Campak dan Rubella atau yang belum pernah mengalami penyakit ini beresiko tinggi tertular.

  1. Bahaya dari penyakit ini?

Campak dapat menyebabkan komplikasi yang serius seperti diare, radang paru peunomia, radang otak (ensefalitis), kebutaan, gizi buruk dan bahkan kematian. Rubella biasanya berupa penyakit ringan pada anak, akan tetapi bila menulari ibu hamil pada trimester pertama atau awal kehamilan, dapat menyebabkan keguguran atau kecacatan pada bayi yang dilahirkan.

  1. Seperti apa gejala penyakit Campak dan Rubella?

Gejala penyakit Campak adalah demam tinggi, bercak kemerahan pada kulit disertai dengan batuk, pilek dan mata merah (konjungtivitis). Gejala penyakit Rubella tidak spesifik bahkan bisa tanpa gejala. Gejala umum berupa demam ringan, pusing, pilek, mata merah dan nyeri dan persendian. Mirip gejala flu.

  1. Bagaimana agar terlindung dari penyakit Campak dan Rubella?

Tidak ada pengobatan untuk penyakit Campak dan Rubella namun penyakit ini dapat dicegah. Imunisasi dengan vaksin MR adalah pencegahan terbaik untuk penyakit Campak dan Rubella. Satu vaksin mencegah dua penyakit sekaligus.

  1. Apakah vaksin MR?

Vaksin MR adalah kombinasi vaksin Campak atau Measles (M) dan Rubella (R) untuk perlindungan terhadap penyakit Campak dan Rubella.

  1. Apakah Vaksin MR aman?

Vaksin yang digunakan telah mendapat rekomendasi dari WHO dan izi edar dari Badan POM. Vaksin MR persen efektif untuk mencegah penyakit Campak dan Rubella.Vaksin ini aman dan telah digunakan di lebih dari 141 negara di dunia.

  1. Siapa saja yang harus mendapatkan Imunisasi MR?

Imunisasi MR diberikan untuk semua anak usia 9 bulan sampai dengan kurang dari 15 tahun selama kampanye imunisasi MR. Selanjutnya, imunisasi MR masuk dalam jadwal imunisasi rutin dan diberikan pada anak usia 9 bulan, 18 bulan, dan kelas 1 SD/sederajat menggantikan imunisasi Campak.

  1. Apakah imunisasi MR memiliki efek samping?

Tidak ada efek samping dalam imunisasi. Demam ringan, ruam merah, bengkak ringan dan nyeri di tempat suntikan setelah imunisasi adalah reaksi normal yang akan menghilang dalam 2-3 hari. Kejadian ikutan pasca imunisasi yagn serius sangat jarang terjadi.

  1. Apabila anak telah diimunisasi Campak, apakah perlu mendapat imunisasi MR?

Ya, untuk mendapat kekebalan terhadap Rubella. Imunisasi MR aman bagi anak yang telah mendapat 2 dosis imunisasi Campak.

  1. Apakah perbedaan vaksin MR dan MMR?

Vaksin MR mencegah penyakit Campak dan Rubella. Vaksin MMR mencegah penyakit Campak, Rubella dan Gondongan.

  1. Mengapa yang diberikan adlah vaksin MR bukan MMR?

Saat ini pemerintah memprioritaskan pengendalian Campak dan Rubella karena bahaya komplikasinya yang berat dan mematikan.

  1. Apabila anak telah mendapat imunisasi MMR, apakah masih perlu mendapat imunisasi MR?

Ya. Untuk memastikan kekebalan penuh terhadap penyakit Campak dan Rubella. Imunisasi MR aman diberikan kepada anak yang sudah mendapat vaksin MMR.

  1. Apakah benar vaksin MR dapat menyebabkan autisme?

Tidak benar. Sampai saat ini belum ada bukti yang mendukung bahwa imunisasi jenis apapun dapat menyebabkan autisme.

  1. Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) Nomor 4 tahun 2016.

Imunisasi pada dasarnya dibolehkan (mubah) sebagai bentuk ikhtiar untuk mewujudkan kekebalan tubuh (imunitas) dan mencegah terjadinya penyakit tertentu.

Dalam hal jika seseorang yang tidak diimunisasi akan menyebakan kematian, penyakit berat, atau kecacatan permanen yagn mengancam jiwa, berdasarkan pertimbangan ahli yang kompeten dan dipercaya, maka imunisasi hukumnya wajib.

Sumber : Kementerian Kesehatan Republik Indonesia

RAPAT PEMBENTUKAN PANITIA IDUL ADHA 1438 H

Tidak lama lagi kita akan memperingati hari besar umat muslim diseluruh dunia yaitu Hari Raya Idul Adha 1438 H/ 2017 M. Berbagai kegiatan telah disusun untuk memperingati hari raya idul adha salah satunya melalui dibentuknya  panitia idul adha di Lembaga Pesantren Terpadu Ulul Abshor Semarang. Hal itu direncanakan sebagai langkah awal untuk menyusun kegiatan yang nantinya akan diadakan dalam memperingati Hari Raya Idul Adha yang InsyAllah jatuh pada tanggal 1 September 2017 M atau 10 Dzulhijah 1438 H.

  1. Pembukaan Acara Pembentukan Panitia Idul Adha 1438 H

img_20170803_202432_hdr

2. Sambutan dan Taujih Pengasuh Ponpes Ulul Abshor (Drs. Kastori)img_20170803_200053_hdr

3. Suasana Musyawarah dan Vooting Pemilihan Ketua Panitiaimg_20170803_203515_hdr img_20170803_200102_hdr

4. Sambutan ketua panitia terpilih (Ustad Nalis Syifa’)

img_20170803_205209_hdr

PENTINGNYA MEMPERHATIKAN HAK-HAK ORANG TUA

wali-santri

Sesungguhnya orang yang sudah lanjut usia mempunyai hak-hak yang harus diperhatikan. Islam sebagai agama yang sempurna berada pada barisan paling depan dalam member perhatian dan menjaga hak-hak mereka. Nabi Muhammad SAW bersabda: “ Sesungguhnya termasuk pengagungan kepada Allah adalah memuliakan orang-orang yang sudah beruban lagi Muslim, memuliakan ahli Qur’an dengan tidak berlebihan dan tidak menyepelekanya dan memuliakan para pemimpin yang berbuat adil” (HR. Abu Daud: 4843: dihasankan oleh Syaikh Albani dalam Shahih al-jami’ no 2199).

Berdasarkan hadis diatas betapa pentingnya kita harus memperhatikan hak orang tua atau orang yang sudh lanjut usia. Betapa tinggi kedudukan mereka. Bahkan, Nabi Muhammad SAW juga berwasiat: “Bukan termasuk golongan kami, orang yang tidak menyayangi orang-orang tua dari kami”, (HR. Tirmidza: 1842: ash-Shahihah no. 2196).

Sabda Nabi Muhammad SAW “Bukan termasuk golangan kami” menunjukan bahawa orang yang tidak menghormati orang yang sudah tua, maka, dia tidak mengikuti petunjuk Nabi Muhammad SWA, serta tidak berada diatas jalan sunahnya.

Agama Hanif

Islam sebagi agama yang hanif, dengan kelembutan dan perhatianya, sangat memperhatikan orang-orang yang sudah berusialanjut. Bahkan andaikan orang tua seseorang bukanlah muslim, maka syari’at kita tetap menyerukan untuk menjaga setiap haknya, sekalipun dia mengajak anaknya kepada kekafiran. Allah Azza wa jalla berfirman: “ Dan jika keduanya memaksamu untuk mempersekutukan dengan aku sesuatuy yang tiodak ada pengetahuanmu tentang itu maka janganlah kamu mengikuti keduanya, dan pergaulilah keduanya didunia dengan baik dan ikutilah jalan orang yang kembali kepada-KU, kemudian hanya kepada-Ku-lah kembalimu, maka Kuberitakan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan”. (QS. Luqman 31: 15).

Dalil-dalil dalam syari’at dari al-qur’an dan Sunnah yang menunjukan perhatian terhadap hak-hak orang yang sudah lanjut usia sangatlah banyak. Ini menunjukan betapa besar perhatian Islam terhadap pemeliharaan hak-hak orang tua.

Hak-Hak Orang Tua

  1. Menghormatinya

Sebagaimana Rasulullah mengatakan “ ….. dan hormati orang tua- orang tua dari kami”.(HR. Tirmidzi). Kalimat ini mengandung makna yang tinggi bahwa orang tua harus dihormati dan seyogyanya kita selalu taat dan menyenangkan hatinya.

  1. Memuliakanya

Sebagai mana hadist yang telah kami sebutkan “ Sesungguhnya termasuk pengagungan kepada Allah adalah memuliakan orang-orang yang sudah beruban lagi Muslim (HR. Abu Daud: 4843: dihasankan oleh Syaikh Albani dalam Shahih al-jami’ no 2199). Memuliakanya dapat berupa memberikan/memanggilnya dengan panggilan-panggilan yang bagus sehingga orangtua menjadi senang dan bahagia serta membaguskan cara bergaul dan menampakan kecintaan kepada orang tua.

  1. Memuliakan salam kepadanya.

Hal itu sebagimana ada dalam hadist yang berbunyi: “ Hendaknya orang yang kecil member salam kepada orang yang lebih besar, orang yang berjalan kepada yang duduk dan yang sedikit kepada yang banyak”. (HR. Bukhari:6231, Muslim:5772).

Maka apabila berjumpa kepada orang tua atau orang yang lebih tua dari kita hendaknya kita jangan menunda untuk segera member salam yang baik dan sopan.

  1. Jika berbicara dengan menggunakan nada yang lembut dan sopan
  2. Mendahulukanya dalam berbicara
  3. Perhatikan kesehatanya.
  4. Mendoakan kebaikan untuknya.
  5. Kebaikan orang tua tidak ada tandinganya.

Itulah tadi beberapa hak-hak orang tua yang harus selalu kita jaga dan perhatikan agar nantinya InsyAllah kita akan menjadi salah satu orang yang akan masuk surganya Allah SWT.

TOKOH MUSLIM PERINTIS ILMU GRAFITASI

l

 

 

 

 

 

 

 

“Fisikawan terbesar sepanjang sejarah”. Begitulah Charles C Jilispe, editor Dictionary Secientyfic Bibliography menjuluki saintis Muslim, Al-Khazini. Para sejarawan sains menempatkan saintis kelahiran Bizantium atau Yunani itu dalam posisi yang sangat terhormat. Betapa tidak, ilmuan muslim yang Berjaya di abad ke – 12 M atau lebih tepatnya 1115 -1130 M. Beliau telah member kontribusi yang sangat besar bagi perkembangan sains modern, terutama dalam fisika dan astronomi. Al-Khazani merupakan saintis Muslim serba bisa yang menguasai astronomi, fisika, biologi, kimia, matematika dan filsafat.

Sederet buah pikir yang dicetuskanya tetap abadi sepanjang zaman. Al-Khazani merupakan ilmuwan yang mencetuskan beragam teori penting dalam sains seperti: metode ilmiah eksperimental dalam mekanik, energy potensial grafitasi, perbedaan daya, masa dan berat, serta jarak gravitasi.

Teori keseimbangan hidrostatis yang dicetuskanya telah mendorong penciptaan peralatan saintis terbesar sepanjang masa,” ungkap Robert E Hall (1973) dalam tulisanya berjudul :”al-khazani” yang dimuat dalam A Dictionary of Scientific Biography Volume VII.

Sejatinya, al-khazani bernama lengkap Abdurrahman al-khazani. Menurut Irving M Klotz, dalam tulisanya bertajuk”Multicultural Perspectives for Failure,” sang ilmuwan hidup di abad ke –12 M. “Dia berasal dari Bizantium atau Yunani,” tutur Klotz. Al-Khazani menjadi budak dinasti Seljuk Turki, setelah kerajaan Islam itu menaklukan wilayah kekuasaan Kaisar Konstantinopel, RomanusIV Diogenes.

Sumbangsih Pemikiran

Al-Khazini tidak hanya mencetuskan sejumlah teori penting dalam bidang fisika dan astronomi. Namun, dia juga telah berjasa menciptakan sejumlah peralatan penting untuk kajian dan pengembangan astronomi. Beliau berjasa menemukan sekitar tujuh peralatan ilmiah yang terbilang sangat penting. Ketujuh peralatan yang diciptakanya itu dituliskan dalam Risala Fi’l-alat atau Manuskrip tentang peralatan. Ketujuh peralatan itu adalah Triquetrum, Diopatra, Peralatan segi tiga, Quadran, Sektan, Astrolab serta peralatan asli tentang refleksi.

SAHABAT

img_20170724_194917_hdr1

 

 

 

 

 

Nabi Muhammad SAW pernah bersabda : “seseorang itu akan mengikuti agama temanya. Maka hendaklah masing-masing kamu memperhatikan dengan siapa ia berteman.” (HR. Tirmidzi)

Dari sekelumit sabda Nabi SAW ini mengandung makna yang sangat besar, tidak disangka teman menentukan segalanya, jika teman anda adalah orang yang selalu mendurhakai allah SWT, maka bersiap-siaplah untuk ikut-ikutan mendurhakai Allah SWT. Akan tetapi jika teman anda termasuk hamba Allah yang taat maka ketaatanya akan merembet kepada kita dan kita pun akan ikut-ikutan taat kepada Allah SWT. Begitu agung islam menempatkan kedudukan seorang teman, hal itu sangat berbeda dengan banyak anggapan orang yang menganjurkan memperbanyak teman dari semua kalangan tanpa melihat sisi lain si teman tersebut.

Lalu muncul pertanyaan dibenak kita, adakah manfaat seorang teman besok dihari kiamat ??

Hal itu coba kita kaji berdasarkan beberapa hadist salah satunya hadist dalam kitab Az-Zuhd yang diriwayatkan oleh ibnul Mubarak “Apabila penghuni surga telah masuk kedalam surga, lalu mereka tidak menemukan sahabat-sahabat mereka yang selalu bersama mereka dahulu sewaktu didunia. Mereka pun bertanya tentang sahabat mereka kepada Allah SWT. “Yaa Robb … Kami tidak melihat sahabat-sahabat kami, puasa bersama kami dan berjuang bersama kami.” Maka Allah berfirman: “Pergilah kamu ke Neraka, lalu keluarkanlah sahabat-sahabatmu yang dihatinya ada iman walaupun hanya sebesar zarrah”.

Atsar Tabi’in juga menegaskan akan hal itu, kali ini Al-hasan Al-Basri berkata: “Perbanyaklah sahabat-sahabat mukminmu, karena mereka memiliki syafa’at pada hari kiamat nanti”.

Teman buruk menuntun ke neraka

Berikut firman Allah yang menunjukan kepada kita ungkapan penduduk neraka perihal sebab kenapa dia masuk neraka:

1(27) Dan (ingatlah) hari (ketika itu) orang yang zalim menggigit dua tangannya, seraya berkata: “Aduhai kiranya (dulu) aku mengambil jalan bersama-sama Rasul”.

(28) Kecelakaan besarlah bagiku; kiranya aku (dulu) tidak menjadikan sifulan itu teman akrab(ku).

(29) Sesungguhnya dia telah menyesatkan aku dari Al Quran ketika Al Quran itu telah datang kepadaku. Dan adalah syaitan itu tidak mau menolong manusia.

Ya, itulah akibat dari salah memilih teman, Allah SWT sebenarnya telah mengirim Rasul untuk dijadikan teman, Allah juga telah mengirimkan orang-orang shaleh yang ada disekitar kita untuk dijadikan teman, semuanya itu tergantung diri kita masing-masing, apakah mau menjadikan orang shaleh sebagai temanya atau mencari teman yang fajir atau yang suka mendurhakai Allah untuk menjadi sahabat.

Sungguh sangat disayangkan, hanya karena alasan dunia yang fana’ ini, seseorang memilih berteman kepada orang-orang yang suka mendurhakai Allah bahkan sebagian muslim malah nekat berteman kepada non muslim.

Lalu akankah mereka akan menuntunya kesurga ? Tidak mungkin. Bahkan sebaliknya, akan menuntun untuk masuk ke dalam neraka.

Akhir kata, semoga kita lebih selektif didalam memilih teman. Selektif dalam arti bukan membeda-bedakan teman/sahabat. Selektif dalam hal ini lebih mengarah kepada mencari teman yang bisa diajak menuju jalan kebaikan dan kesuksesan.