ANTARA USIA 60 HINGGA 70 TAHUN.*

Kontributor : Panitia Penerimaan Santri Baru (PSB)

Ponpes. Terpadu Ulul Abshor

brosur-smp-anyar-depan

Tidak banyak orang yang hidup hingga mencapai usia 60 tahun. Jika kita mencapainya maka waspadalah, karena inilah saat yang menentukan akhir perjalanan seorang manusia. Akhir yang baik (Husnul Khatimah) atau akhir yang buruk (Su’ul Khatimah).

ALLAH SWT juga mengingatkan hamba-Nya yang mencapai usia 60 tahun sebagaimana tersirat dalam firman-Nya dalam Al-Fathir ayat 35 – 37 berikut ini :

وَهُمْ يَصْطَرِخُوْنَ فِيْهَا ۚ رَبَّنَاۤ اَخْرِجْنَا نَـعْمَلْ صَالِحًـا غَيْرَ الَّذِيْ كُـنَّا نَـعْمَلُ ؕ اَوَلَمْ نُعَمِّرْكُمْ مَّا يَتَذَكَّرُ فِيْهِ مَنْ تَذَكَّرَ وَجَآءَكُمُ النَّذِيْرُ ؕ فَذُوْقُوْا فَمَا لِلظّٰلِمِيْنَ مِنْ نَّصِيْرٍ

“Dan mereka berteriak di dalam neraka itu, “Ya Tuhan kami, keluarkanlah kami (dari neraka), niscaya kami akan mengerjakan kebajikan, yang berlainan dengan yang telah kami kerjakan dahulu.”
(Dikatakan kepada mereka), “Bukankah Kami telah memanjangkan umurmu untuk dapat berpikir bagi orang yang mau berpikir, padahal telah datang kepadamu seorang pemberi peringatan ? Maka rasakanlah (azab Kami), dan bagi orang² zalim tidak ada seorang penolongpun.”
Sahabat Ali R.A., Ibnu Abbas R. Anhumma dan Abu Hurairah R.A. menjelaskan firman ALLAH SWT di atas (yang artinya) :

“Dan apakah Kami tidak memanjangkan umurmu dalam masa yang cukup untuk berfikir bagi orang yang mau berfikir,” bahwa artinya sampai mencapai usia enam puluh tahun.

Sedangkan yang dimaksud ‘pemberi peringatan’ dalam ayat di atas menurut para ulama adalah adanya uban di rambut kepala dan ‘Sang Pemberi Peringatan’ yaitu Nabi Muhammad SAW.

Rasulullah SAW juga bersabda menguatkan ayat di atas (yg artinya) :
“ALLAH SWT memberi udzur kepada seseorang yang diakhirkan ajalnya, hingga sampai usia 60 tahun.” (HR Bukhari no. 6419).

Ibnu Hajar Rah mengatakan : “Makna hadits” bahwa udzur dan alasan sudah tidak ada, misalnya ada orang yang mengatakan, ‘Andai usiaku dipanjangkan, aku akan melakukan apa yang diperintahkan kepadaku’.

Dengan usia yang mencapai 60 tahun, maka tidak ada yang layak untuk dia lakukan selain istighfar, ibadah keta’atan dan KONSENTRASI PENUH UNTUK AKHERAT … !
Rasulullah pernah bersabda bahwa usia umatnya adalah berkisar di antara 60 – 70 tahun !

Sedikit yang berhasil melewatinya.”
(HR Tirmidzi dan Ibnu Majah).

Dan, “Pertarungan maut itu berada di antara usia enam puluh tahun hingga usia tujuh puluh tahun.”
(HR Bukhari).

Imam Fudhail bin Iyadh (Ulama Besar zaman Tabi’ Tabiin) memberikan tausyiah : Barang siapa yang meyakini perjumpaan dengan Sang Khalik, ia harus sadar bahwa ia akan ditanya.
Dan siapa yang yakin hal ini, ia harus menyiapkan jawabannya,” jelas Fudhail.

“Lalu bagaimana jalan keluarnya” ? “Caranya mudah.” Lalu Imam Fudhail menjelaskan tentang teori bertaubat:
“Beribadah dan beramal Shalihlah di sisa usiamu, karena ALLAH SWT sangat menyayangi terhadap hamba-Nya yang mau menghabiskan sisa usianya untuk lebih mendekat kepada-Nya, INSYAA ALLAH,
ALLAH SWT akan ampuni dosa² yang telah lalu dan ALLAH SWT berikan keselamatan serta kebahagiaan di dunia, di kubur hingga di Akhirat-Nya ALLAH SWT.”

Disaat kita sudah berumur 50 tahun atau apalagi sudah menginjak usia 60 tahun atau bahkan lebih, maka biasakan ber-Do’a memohon perlindungan dari ketidak-berdayaan, malas, fitnah dan dijauhkan dari siksa kubur :

*“Allahuma Inni A’udzubika Minal ‘Ajzi Wal Kasali Waljubni Walharam Wa A’udzibika Minal Fitnatil Makhya Wamamati Wa A’dzubika Min ‘Adzabil Qabr”…)*

Artinya : *“Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari sifat lemah & malas, penakut & tua. Aku berlindung kepada-Mu dari fitnah hidup & mati, aku juga berlindung dari siksa kubur”*.
Neraka Jahannam sepanjang hidup, Surga sepanjang hidup
Jangan merasa aneh, inilah kehidupan. Hakikatnya tak ada yang memberimu manfaat selain shalatmu.
Alam itu aneh ???,
Jenazah disusul dengan jenazah….,
Kematian disusul dengan kematian berikutnya.
Berita tentang kematian terus bermunculan… ada yg mati karena kecelakaan, ada krn sakit, ada yang tiba2 mati tanpa diketahui sababnya. Semuanya tinggalkan dunia ini dan mereka semua akan dikuburkan, itu pasti.

Hariku dan harimu pasti akan tiba, persiapkanlah bekal untuk perjalanan yang tak dapat kembali.

Wahai orang yang menunda Taubat dengan alasan karena masih muda,
Kuburan bukanlah tempat untuk orang dewasa saja,kuburan tempat manusia segala usia..

Sungguh Dunia itu hanya 3 hari :
Hari Kemarin: kita hidup disitu, dan tidak akan kembali lagi
Hari ini : kita jalani namun tak berlangsung lama
Besok: kita tidak akan tahu apa yg akan terjadi.
Maka saling memaafkanlah antar Saudara dan sesama, bersedekahlah…, Karena aku engkau dan mereka pasti akan pergi meninggalkan gemerlapnya dunia ini untuk selamanya …

Ya Allah kami memohon keridhaannmu husnulkhatimah dan beruntung dengan mendapatkan surga dan selamat dari api neraka…

Barangsiapa yang hidup dalam suatu kebiasaan maka ia akan mati dengan kebiasaan itu.

Dan barangsiapa yang mati dalam suatu keadaan maka ia akan dibangkitkan dalam keadaan tersebut

Bagikan

Hikmah Minum Sambil Duduk

Kontributor : Panitia Penerimaan Santri Baru (PSB)

Ponpes. Terpadu Ulul Abshor

brosur-smp-anyar

Ketika duduk, apa yang dimakan atau diminum oleh seseorang akan berjalan melalui dinding usus perlahan dan ‘lembut’. Minum sambil berdiri akan menyebabkan apa yang kita makan atau minum itu jatuh ‘keras’ ke dasar cairan usus, dan mengakibatkan benturan atau hantaman seperti pukulan yang cukup keras, jika hal ini terjadi berulang kali dalam waktu yang lama, akan menyebabkan ekspansi dan jatuhnya makanan pada dasar usus bisa melukai usus dan membuatnya menjadi melar (dalam jangka waktu lama), yang kemudian menyebabkan disfungsi pencernaan.

Di satu sisi air yang masuk dengan cara duduk akan disaring oleh sfringer. Sfringer adalah maskuler/ struktur otot yang dapat dibuka ketika kita duduk (sehingga air bisa lewat) dan menutup ketika kita berdiri (sehingga tidak dapat lewat).

Setiap air yang kita minum akan didistribusikan di bagian-bagian terkecil dari ginjal untuk di filtrasi. Jika kita minum berdiri maka air yang kita minum tidak disaring dulu akan tetapi langsung dibawa ke kandung kemih. Karena langsung menuju ke dalam kandung kemih maka sisa ‘sampah’ yang tidak tersaring akan ikut sehingga menyebabkan pengendapan pada bagian saluran ureter. Hal inilah yang dapat menyebabkan penyakit ginjal kristal. Salah satu penyakit ginjal yang berbahaya.

Tidak ada yang sia-sia dalam Islam. Semuanya ada hikmahnya
Kita dilarang makan dan minum sambil berdiri ternyata banyak sekali manfaatnya.
maka sangat rugilah orang yang menjauhi dan enggan mengamalkan ajaran Islam dalam hidupnya.

عن أنس – رضي الله عنه – ، عن النبيِّ – صلى الله عليه وسلم – : أنه نَهى أن يَشْرَبَ الرَّجُلُ قَائِماً . قَالَ قتادة : فَقُلْنَا لأَنَسٍ : فالأَكْلُ ؟ قَالَ : ذَلِكَ أَشَرُّ – أَوْ أخْبَثُ – رواه مسلم

Dari Anas radhiyallahu anhu dari Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam : Sesungguhnya Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam melarang seseorang untuk minum berdiri”. Qatadah (seorang tabi’in) berkata : “Kami bertanya kepada Anas, “Bagaimana dengan makan sambil berdiri?” Anas menjawab, “Yang demikian itu lebih jelek dan lebih buruk.” (HR. Muslim)

Sumber :
http://arifnursidiq.wordpress.com/

Bagikan

MANUSIA DIKUMPULKAN DAN MENGALAMI PERHITUNGAN AMAL

brosur-smp-anyar

Bismillah ..

? FAEDAH MALAM ?

•••┈••••○❁???❁○••••┈•••

?? MANUSIA DIKUMPULKAN DAN MENGALAMI PERHITUNGAN AMAL ⌛?

? Al-Muzani rahimahullah menyatakan:

وَبَعْدَ الْبِلَى مَنْشُوْرُوْنَ وَيَوْمَ الْقِيَامَةِ إِلَى رَبِّهِمْ مَحْشُوْرُوْنَ وَلَدَى الْعَرْضِ عَلَيْهِ مُحَاسَبُوْنَ بِحَضْرَةِ الْمَوَازِيْنِ وَنَشْرِ صُحُفِ الدَّوَاوِيْنَ أَحْصَاهُ اللهُ وَنَسُوْهُ فِي يَوْمٍ كَانَ مِقْدَارُهُ خَمْسِيْنَ أَلْفَ سَنَةٍ لَوْ كَانَ غَيْرُ اللهِ عَزَّ وَجَلَّ اْلحَاكِمُ بَيْنَ خَلْقِهِ لَكِنَّهُ اللهُ يَلِي الْحُكْمَ بَيْنَهُمْ بِعَدْلِهِ بِمِقْدَارِ اْلقَائِلَةِ فِي الدُّنْيَا وَهُوَ أَسْرَعُ الْحَاسِبِيْنَ كَمَا بَدَأَهُ لَهُمْ مِن ْشَقَاوَةٍ وَسَعَادَةٍ يَوْمَئِذٍ يَعُوْدُوْنَ فَرِيْقٌ فِي الْجَنَّةِ وَفَرِيْقٌ فِي السَّعِيْرِ

? Dan setelah hancur binasa mereka dibangkitkan. Pada hari kiamat mereka dikumpulkan menuju Tuhan mereka. Di masa penampakan amal mereka dihisab. Dengan dihadirkannya timbangan-timbangan dan ditebarkannya lembaran-lembaran (catatan amal). Allah menghitung (dengan teliti) sedangkan mereka melupakannya. (Hal itu terjadi) pada hari yang kadarnya (di dunia) adalah 50 ribu tahun. Kalaulah seandainya bukan Allah sebagai hakimnya (niscaya tidak akan bisa), akan tetapi Allahlah yang menetapkan hukum di antara mereka secara adil. Sehingga lama waktunya (bagi orang beriman) adalah sekadar masa istirahat siang di dunia, dan Dialah (Allah) Yang Paling Cepat Perhitungan (Hisab)nya. Sebagaimana Dia memulai (penciptaan) mereka, ada yang sengsara atau bahagia, pada hari itu mereka dikembalikan. Sebagian masuk surga sebagian masuk neraka.

✏️ PENJELASAN:

⏳ Manusia seluruhnya akan dibangkitkan oleh Allah, bagaimanapun keadaannya. Meski ia telah hancur berkeping-keping, jasadnya telah terbakar dan debunya ditabur di lautan, Allah akan menyatukannya kembali dan mengumpulkannya di padang mahsyar. Orang kafirlah yang tidak meyakini hal ini.

زَعَمَ الَّذِينَ كَفَرُوا أَنْ لَنْ يُبْعَثُوا قُلْ بَلَى وَرَبِّي لَتُبْعَثُنَّ ثُمَّ لَتُنَبَّؤُنَّ بِمَا عَمِلْتُمْ وَذَلِكَ عَلَى اللَّهِ يَسِيرٌ

? Orang-orang kafir menyangka bahwa mereka tidak akan dibangkitkan. Katakan: Demi Tuhanku, sungguh kalian akan dibangkitkan kemudian akan diberitakan apa yang telah kalian kerjakan.Yang demikian itu mudah bagi Allah
(Q.S atTaghabun:7).

? Manusia akan dibangkitkan seluruhnya dari kuburnya dalam keadaan telanjang, tidak beralas kaki dan tidak dikhitan. Keadaannya sedemikian dahsyat hingga setiap orang akan memikirkan diri sendiri tidak sempat berpikir hal-hal lain, bahkan untuk sekedar saling memandang satu sama lain.

إِنَّكُمْ مَحْشُورُونَ حُفَاةً عُرَاةً غُرْلًا ثُمَّ قَرَأَ { كَمَا بَدَأْنَا أَوَّلَ خَلْقٍ نُعِيدُهُ وَعْدًا عَلَيْنَا إِنَّا كُنَّا فَاعِلِينَ }

? Sesungguhnya kalian akan dikumpulkan dalam keadaan tidak beralas kaki, telanjang, dan tidak berkhitan. Kemudian Nabi membaca ayat:
« demikianlah, sebagaimana awal permulaan Kami ciptakan (kalian), seperti itulah Kami akan kembalikan keadaannya. Sebagai janji dari Kami. Sesungguhnya Kami akan melaksanakannya
(Q.S al-Anbiyaa’:104)»
(H.R alBukhari no 3100 dan Muslim no 5104).

? Aisyah radhiyallahu ‘anha pernah bertanya kepada Nabi: Laki-laki dan wanita akan berkumpul, bagaimana mereka akan melihat satu sama lain. Nabi menjawab: Wahai Aisyah, sesungguhnya urusannya lebih dahsyat bagi mereka dibandingkan memikirkan hal itu
(H.R al-Bukhari no 6046).

? Al-Imam al-Muzani dalam kalimatnya ini menyebutkan 3 keadaan penting pada hari kiamat, yaitu : Hisab, Penimbangan Amal, dan Ditebarkannya catatan amal.

? Dikutip dari Buku “Akidah Imam Al-Muzani (Murid Imam Asy-Syafii)

Bagikan

Berwasiat Dalam Kebaikan

Kontributor : Panitia Penerimaan Santri Baru (PSB)

Ponpes. Terpadu Ulul Abshor

albusyro
?Sudah tahukah anda bahwa Rasulullah saw tidak pernah meninggalkan sholat berjama’ah, sejak sholat diwajibkan malam isra mi’raj hingga sholat terakhir dalam hidup beliau?
?Tahukah anda bahwa banyak di antara para ‘ulama yang seumur hidupnya tidak pernah sholat fardhu sendirian dan selalu berjama’ah sampai akhir hayat mereka?
?Tahukah anda bahwa diantara mereka ada yang rela walaupun harus membayar orang demi menemani sholat berjama’ah?
?Tahukah anda bahwa ada sebagian ‘ulama yg pernah menangis selama 40 hari karena merasa rugi yang amat mendalam sebab tertinggal satu sholat fardhu/ berjama’ah saja?
?Tahukah anda bahwa bila anda sholat berjama’ah maka sholat anda dapat dipastikan diterima oleh Allah?
?Tahukah anda bahwa khusus untuk sholat ‘isya dan subuh berjama’ah berpahala seperti sholat setengah malam dan semalam suntuk?
?Tahukah anda bahwa orang yang sholat subuh berjama’ah, maka dihari itu kehidupannya dibawah perlindungan Allah? Artinya, bila ada orang yang mengusiknya maka dia berurusan langsung dengan Allah?
?Tahukah anda bahwa karena begitu sakralnya sholat berjama’ah sehingga dalam madzhab hanafi difatwakan bahwa hukum sholat berjama’ah adalah wajib?
?Tahukah anda bahwa dalam madzhab kita asysyafi’i sholat berjama’ah hukumnya fardhu kifayah sehingga bila dalam sebuah perkampungan penduduknya, tidak ada yang shalat berjama’ah, maka sekampung itu, berdosa semua karena meninggalkan berjama’ah dan bukan karena meninggalkan sholat?
?Tahukah anda bahwa setan akan leluasa berkuasa di sebuah perkampungan, bila penghuninya tidak ada yang sholat berjama’ah?
?Tahukah anda bahwa dalam suatu hadits, Rasulullah sempat mengancam bahkan Rasulullah gregetan kepada orang yang meninggalkan sholat berjama’ah hingga berkeinginan membakar rumah mereka?
?Tahukah anda bahwa sahabat Ibnu mas’ud ra, pernah mengatakan “kami saksikan saat Nabi Muhammad saw masih hidup tidak seorangpun ada yang meninggalkan sholat berjama’ah kecuali hanya orang2 munafik tulen”?
*Ayo ramaikan masjid, dan jangan pernah tinggalkan sholat berjama’ah, sekalipun sedang dalam perjalanan atau sedang berada di manapun.*

Bagikan

Tindakan Wajar Yang Dianggap Luar Biasa

brosur-smp-anyar-depan

Budaya barat sudah mewabah tinggi. Bukan hanya menjurus ke perilaku sehari hari, tapi juga pola pikir generasi bangsa. Rencana mereka menyebarkan dan menancapkan budaya mereka pada orang orang Timur berhasil seratus persen. Semuanya ditiru, mulai cara bicara, berpakaian, berpenampilan, bahkan hiburan. Semuanya berasal dari barat.

Sesungguhnya di luar konteks, orang Timur adalah orang orang sesantun santun golongan. Tidak ada budaya indah selain budaya Timur. Mereka memiliki budaya khas, tinggi, dan menyentuh. Dan sangat tidak masuk akal jikalau dilengserkan begitu saja oleh budaya budaya yang melemahkan banyak orang. Tapi apa daya, seluruh media menjadi sasaran empuk barat untuk mengharuskan orang Timur meniru budaya mereka. Padahal faktanya budaya itu di Negara Negara barat sangatlah bobrok diaplikasikan. Salah satu budaya yang menancap drastis dan ditiru oleh anak bangsa negeri ini adalah pola pikir,” gak gaul kalau anak muda tidak pacaran.”

Lalu apa akibatnya ?

Di Negara barat sudah biasa bencana ini terjadi, yaitu gadis gadis usia dini sudah memiliki anak, sangat sulit ditemukan gadis masih perawan di usia belia di luar nikah. Hal itu sudah biasa di sana. Tapi untuk orang Timur yang sangat santun pada lingkungan. Dan karena meniru, bencana itu pun mewabah ke negeri ini. Di kota kota besar, banyak gadis masih sekolah sudah tidak lagi perawaan. Di kota kota besar mana pun jumlah persentasenya sangat besar.

Yang saya bahas ini adalah menyangkut religi. Karena budaya barat bukan hanya membunuh budaya timur, tapi juga nilai nilai religi yang sejatinya wajar dilakukan menjadi hal “ aneh “ oleh mata orang disebabkan budaya barat sudah menancap di otak mereka.

Oh ya luar biasa yang saya maksud bukan luar biasa wah. Tapi luar biasa diluar konten kebiasaan secara umum, sehingga dianggap tidak biasa oleh banyak orang.

Apa saja itu ?

1. Ahli Ibadah

Anda muslim ? Anda mengaku Allah sebagai Tuhan dan Muhammad Bin Abdullah sebagai Rasulullah ? Anda percaya dan melaksanakan perintah Allah ? Mengaplikasikan seluruh hadits Rasulullah, terutama perintah perintah yang sangat ditekankan ?

Jika Anda jawab “ ya “

Maka jawab dengan pertanyaan jujur.

Apa hukum sholat fardhu lima waktu ? Lebih bagus mana memakai pakaian muslim putih bersih di banding kaos oblong di bawa ke masjid untuk sholat ? Lebih bagus mana sholat di rumah sendirian atau di masjid dengan tepat waktu ?

Anda pasti tau jawabannya. Tapi saya aplikasikan tindakan memilukan yang mencederai hakikat tindakan wajar dengan menganggap tindakan itu seolah pasti,” masuk surga.” Seolah “ pasti mendapat syafaat” Seolah “ menyamai derajat nabi “ seolah “ penghuni surga sepenuhnya.”

Di kota besar yang sudah mewabah budaya barat, jikalau seorang dengan pakaian putih bersih menuju ke masjid setiap hari, tepat waktu, maka dia akan diperbincangkan, dan seolah “ Wah.” Seolah sudah menyamai alim ulama, orang orang terdahulu yang sangat takut akan akhirat.

“ Sok alim “ “ Wah, alim banget orang itu.”

Bahkan lebih miris lagi, anggapan bahwa rajin beribadah itu hanya dikalangan santri bagi anak muda. Dan orang tua yang mau meninggal. Kalau ada anak muda rajin ibadah, pasti itu dari pesantren, pikir mereka.

Sesungguh hal itu wajar dilakukan. Ibadah ibadah apa pun sesungguhnya itu wajar karena kita muslim. Jadi untuk menunjukkan identitas kita sebagai muslim, maka kita laksanakan perintah Allah dan menjauhi segala larangan Nya. Jadi sangat tidak disamakan dengan “ ahli surga” seolah perjuangan ibadah yang dilakukan seorang itu menyamai derajat nabi.

Yang ingin saya sampaikan, ibadah rutinitas apa pun lantas tidak membuat kita lupa diri bahwa itu memang bentuk aplikasi pengakuan diri bahwa kita muslim. Itu belum sepenuhnya menjamin bahwa kita menjadi penghuni surga atas aplikasi ibadah yang sejatinya sedikit di banding orang orang terdahulu. Yuk sadar.

2. Ahli Al Qur’an

Membaca Al Quran menjadi aktifitas tidak sepenuhnya dilakukan oleh muslim. Budaya barat sudah mewabah sehingga melupakan hakekat sebenarnya identitasnya, di antaranya menjadi ahli Al Quran. Membacanya saja jarang, apalagi menghafal, apalagi mempelajari isi Al Quran yang bahkan orang kafir saja terkagum kagum isi dan syahdu bacaannya.

Anda muslim ? Anda mengaku Allah sebagai Tuhan ? Sudahkah Anda menjadi Ahli Al Quran ?

Kalau sudah, hal itu wajar karena Anda muslim. Anda hafal banyak surat Al Quran itu wajar karena Anda muslim. Anda tau maksud isi Al Quran itu wajar karena Anda muslim. Anda tau music terbaru atau sinetron terbaru, sampai hafal lirik lirik lagunya itu tidak wajar jikalau menimbang identitas Anda sebagai seorang muslim. Karena music, sinetron bukan esensi seorang muslim.

Jadi tidak patut seorang muslim mengatakan dirinya sudah menjadi “ calon penghuni surga” hanya disebabkan dirinya sering membaca Al Quran, menghafalnya, dan mempelajarinya. Karena kita muslim, maka kita melakukannya.

Lha yang tidak wajar gimana ?

Tanpa saya beritahu, Anda juga tahu.

3. Ahlul Ilmi

Apakah ibadah Anda saat ini di dasari dengan ilmu ? Sholat Anda saat ini semuanya gerakannya dan bacaannya berasal dari ilmu ? Atau sekadar gerakan gerakan tanpa pengetahuan dan sumber jelas ?

Maka jika ibadah dalam bentuk apa pun di dasari oleh ilmu, itu wajar. Itu bukanlah hal luar biasa bagi seorang muslim. Karena seorang muslim melakukan ibadah dengan ilmu itu sangatlah wajar. Jadi seorang muslim menjadi ahli ilmu itu wajar karena dia seorang muslim. Jika dia bukan seorang muslim dan meyakini ajaran lain, itu urusan mereka. Tapi bagi seorang muslim, hal itu wajar.

Bisakah ibadah tanpa ilmu ? Tidak akan bisa. Bisakah zakat tanpa ilmu ? Tidak bisa, Anda harus tau seluk beluknya ? Bisakah sholat tanpa ilmu ? Tidak bisa, Anda harus tau bacaan dan keshahihan gerakannya. Bisakah memahami Al Quran tanpa ilmu ? Tidak bisa, karena ilmu untuk memahami Al Quran adalah satu satunya cara.

Jadi itu suatu bentuk kewajaran.

4. Bisa Bahasa Arab

Mungkin kedengarannya sedikit kontroversial di telinga Anda. Tapi saya akan buktikan hal itu wajar, atau bukan sesuatu yang luar biasa bagi seorang muslim.

Sudah khusyukkah sholat Anda ?

Jika “ ya “. Oke, saya setuju.

Tapi saya balik bertanya, “ pernahkah Anda menangis ketika sholat ?”

Menangis di sini bukan disebabkan urusan dunia, seperti hutang, lagi sakit, dan problem lain. Tapi konten sholat tadi. Jawab ?

Jika “ Ya “. Baik, saya setuju.

Berarti Anda memahami maksud di balik lafadz lafadz Anda ketika sholat. Ketika Anda lihat mana pun dan di mana pun menangis ketika sholat, itu disebabkan mereka memahami betul makna di balik lafadz lafadz yang dilantunkan dalam sholat.

Jika Anda tidak tau maknanya, maka kemungkinan atau bahkan tidak mungkin dada Anda terasa getaran hebat, atau ketakutan mendalam, atau puncak kebahagiaan jiwa ketika Anda melaksanakan sholat.

Jadi termasuk syarat kekhusyukan ibadah dengan tau makna di balik lafadz lafadz ibadah itu. Dan tentu saja semua tau, Bahasa Arab menjadi Bahasa agama kita. Untuk itu orang muslim tau dan bisa Bahasa Arab itu wajar, bukan hal aneh karena dia seorang muslim.

Bahasa Arab adalah Bahasa terlezat di dunia. Dari huruf ke huruf menunjukkan aroma ilmu tinggi, menunjukkan puitis kesejukkan jiwa, di balik huruf hurufnya menyimpan sejuta rahasia yang sangat tidak bosan di bahas kapan pun. Maka pelajarilah, itu suatu kewajiba seorang muslim. Bahkan Umar Bin Khattab,” Pelajarilah Bahasa Arab, karena Bahasa Arab bagian dari agamamu.”

Memang sungguh benar. Bahasa Arab adalah Bahasa agama kita.

Apakah sulit mempelajarinya ?

Tidak. Langit menyuruh kita mengharuskan bisa Bahasa Arab untuk memahami lebih detail Islam. Maka juga memberi keringanan di banding memahami Bahasa lain. Bahasa Arab tidaklah sulit. Jika orang bilang itu sulit. Sesungguhnya dia bukan mengalami kesulitan, tapi malas. Belum paham tapi menyerah duluan. Apalagi belum belajar udah kalah duluan.

Mana buktinya ?

Siapa Salman Al Farisi ? Dia memang sahabat Rasulullah. Tapi saya Tanya, apakah dia orang Arab Asli ? Apakah dia dilahirkan di tanah Arab dan ngomong pakai Bahasa Arab dalam keseharian ?

Tidak. Salman Al Farisi adalah orang Persia. Persia kini termasuk Negara bagian Iran atau Irak. Kita tau mereka bukan orang Arab dan tidak memakai Bahasa Arab dalam keseharian walaupun sama sama Timur tengah. Berarti sama sekali beda. Bahasa mereka pun beda.

Tapi berapa lama Salman bisa sepenuhnya menguasai Bahasa Arab dari nol menjadi master ?

Dia hanya butuh waktu 2 bulan saja. Bayangkan 2 bulan saja.

Jadi Bahasa Arab tidaklah sulit. Dan harus dipelajari karena kita muslim.

Bagikan