Logika Saling Menguntungkan

brosur-smp-anyar-depan

Permasalahan ini tiada kunjung usai dari masa ke masa. Dari zaman nabi Adam sudah muncul permasalahan ini. Selanjutnya turun temurun permasalahan selalu muncul, menjadi boomerang tersendiri bagi lingkungan yang mengalaminya. Permasalahan ini menjadi petaka bagi orang lain. Karena permasalahan ini sangat menimbulkan kemalangan nyata bagi orang lain. Untuk itu, langit sangat mengutuk pelaku, sampai sampai diancam pedih siksa di hari pembalasan kelak. Hal ini disebabkan dahsyatnya pengaruh permasalahan ini.

Anak nabi Adam membunuh saudara sendiri karena alasan perasaannya. Jauh setelah itu, baginda Yusuf menjadi pusat kedengkian, nabi Muhammad. Bahkan istri Rasulullah pernah dituduh berzina. Hal itu semacam persengkongkolan yang mana ada alasan tersendiri di balik perbuatan terkutuk yang sangat merugikan orang lain. Alasan itu sangat tidak masuk akal dilakukannya. Karena objek yang menjadi sasaran sama sekali tidak punya pertikaian dengan mereka, apalagi merugikan mereka. Bahkan kenal mungkin belum. Tapi sedemikian dahsyat syetan menggoda mereka sehingga hilang seolah sifat kemanusiaan diri mereka yang hakiki.

Anda sudah tahu permasalahan klasik yang saya maksud ?

Lalu apa motif penyebab di balik timbul permasalahan itu ?

1. Kalah segalanya.

Rupa kalah. Harta kalah. Jabatan kalah. Kecintaan orang kalah. Pamor pun kalah. Lantas seolah tiada sedikit pun kebanggan pada dirinya. Untuk itu, jikalau mereka melihat orang punya banyak kelebihan, seolah menguap bara api mereka, melihat saja sudah membuat emosi.

Padahal serupa, misalnya seorang guru melihat muridnya yang sangat nakal. Biasanya guru akan juga segan ketika murid itu punya kelebihan. Meskipun bodoh, kalau murid itu ganteng, maka guru akan segan. Meskipun bodoh, kalau murid anak pejabat, maka guru akan segan. Nah, kalau sudah bodoh, jelek, lantas apa yang dibanggakan oleh sang guru. Ini normal dia sangat membencinya.

Lantas orang orang dengan motif di atas sangat tidak wajar. Maka saya bilang sangat aneh aneh orang seperti itu.

Ada orang bilang,” Banci paling benci orang ganteng.”

Saya tidak tahu persis alasannya. Seolah dia melihat orang ganteng bagai bara api yang membara, pinginnya menindas. Saya berargumen bahwa dirinya sudah berubah kelakian mereka dengan mengubah alat vital, sehingga ketika melihat orang yang dulu satu kelamian dengannya yang ganteng, maka perasaan dengki muncul. Karena dia merasa tidak ingin ada itu sedangkan dirinya dalam kemalangan nyata, apalagi di tengah cacian banyak orang yang menghina statusnya.

2. Posisi subjek yang berada dalam kemalangan.

Bayangkan Anda memenangkan undian 1 milyar, lalu teriak di jalan jalan sekitar lokasi rumah Anda. Sedangkan tetangga tetangga Anda berada dalam kemalangan nyata, seperti terlilit hutang, usaha yang gulung tikar, atau permasalahan lain.

Bagaimana perasaan tetangga tetangga Anda ?

Anda pasti tau jawabannya.

Sesungguhnya setiap insan dianugerahi keistimewaan, tapi bisa jadi itu tidak serupa atau tidak sama. Untuk itu, alangkah indah diri kita menghargai keistimewaan saudara saudara. Karena ada jatah diri kita tersendiri yang tidak dimiliki oleh mereka. Pasti ada, hanya saja sebagian dari kita belum menemukan.

Sebenarnya apa yang kita harapkan dari usaha kita menjatuhkan saudara ? Ini pertanyaan klasik yang jarang ditanyakan. Padahal efeknya sangat dahsyat.

Mari terus ikuti.

Apa motif kita mendengki ? Sebenarnya untuk apa sih ? Apa untungnya buat kita ? Lalu andai kita berhasi, kita langsung masuk surga ? Rezeki melimpah turun dari langit. Atau bahkan menggantikan posisi dirinya menjadi terkenal, popular, dicintai banyak orang. Atau bahkan menjadikan diri berubah wajah, yang mana mulanya standart menjadi rupawan ? Begitukah ?

Atau mungkin kita ingin dia tidak bisa membeli makanan. Tidak bisa makan lalu mati sekarat kelaparan. Begitu sikap kita ? Begitukah tujuan kita menjatuhkannya ? Atau mungkin kita ingin dia menjadi gelandangan di jalanan, tidur di kolong jembatan ? Itukah tujuan hakiki kita menjatuhkannya ?

Tidak maukah diri kita melihatnya sehat dengan makanan pilihan ? Hidup di bawah naungan papan yang melindungi diri dari sengatan matahari dan dingin hujan ? Tidak mau melihat dia naik kendaraan, lalu ingin dia ingin jalan kaki berkilometer sehingga kakinya bengkak. Begitukah harapan kita menjatuhkannya ?

Jawab dengan jujur.

Dengan bertanya Tanya seperti itu, ternyata kita tahu bahwa kita mempunyai perasaan sebagai seorang manusia. Seorang manusia yang memang mempunya perasaan dari sisi kemanusiaan, bukan hewan maupun iblis yang jauh lebih hina dari diri kita yang hakiki.

Ternyata kita manusia yang berperasaan.

Ingatlah kata saya. Bahagia Bersama lebih indah dibanding sendirian. Masuk surga bersama lebih enak di banding sendirian. Bayangkan, di surga nanti dipenuhi orang orang yang Anda kenal, teman teman masa kecil, seperjuangan, tetangga Anda. Mereka tau betul seluk betul Anda. Anda dan mereka melanjutkan hidup di dunia dengan perubahaan super dahsyat.

Dan itu jauh lebih adil di banding Anda harus berkenalan dengan orang orang baru, bahkan di sana sendirian.

Akan beda.

Bagikan

Aturan Islam Sesuai Logika

Kontributor : Panitia Penerimaan Santri Baru (PSB)

Ponpes. Terpadu Ulul Abshor

brosur-smp-anyar-depan

Allah menciptakan manusia dengan keunggulan yang tiada dimiliki oleh makhluk lain, yaitu akal. Jadi manusia adalah makhluk tercerdas yang pernah tercipta. Bukan hanya itu, manusia adalah makhluk dengan derajat tertinggi di sisi Allah. Melebihi derajat malaikat, apalagi jin. Tapia da syarat syarat tertentu bagi manusia untuk bisa memperoleh apa yang semestinya diraih yaitu derajat tertinggi. Karena tidak sedikit juga manusia berpaling yang menyebabkan dirinya keluar dari fitrah yang berakibat dirinya hina, bahkan lebih hina dari binatang.

Logika manusia hanyalah secuil kecerdasan yang dibatasi. Sekali lagi dibatasi. Meskipun makhlus cerdas, manusia hanyalah makhluk terbatas. Dari mulai pandangannya, setajam apa pun dia tidak bisa melihat batas langit. Dia hanya bisa melihat bintang terjauh yang bisa dijangkau matanya. Padahal di atas bintang ada bintang dan seterusnya. Dari sisi pendengaran pun dibatasi. Dia tidak bisa mendengar di area jauh. Dari sisi kebugaran pun dibatasi, dia tidak bisa lama bertahan mengeluarkan tenaga, tidak bisa bertahan lama tanpa air. Dari sisi akal, jelas dibatasi. Alangkah indah, dari keterbatasan itu menciptakan suatu keharmonisan tinggi yang membuahkan keuntungan untuk sesama.

Bagaimana Logika memandang keagungan Allah ?

Saya tekankan semua aturan yang dibuat Allah sama sekali tidak bertolak dengan logika manusia, sekali pun logika kita terbatas. Surga, neraka, alam akhirat, alam kubur merupakan hal yang mana tidak masuk di akal manusia disebabkan akal manusia terbatas. Pernahkah kita berpikir ada yang nyatanya akal kita tidak sanggup. Mengapa ? Apa memang hanya ilusi ?

Tidak, saudara. Sesungguhnya kitalah yang dibatasi. Kita itu terbatas dan dibatasi. Keagungan Allah tidak akan pernah terpikir oleh kita. Semisal surganya nerakanya alam kubur dan lainnya. Janji janji yang mana beramal sholeh banyak dibalas surga. Yang membangkang perintah Nya dibalas neraka yang di dalamnya diisi siksa pedih.
Karena kita terbatas, maka sebagian kita yang bangga akan logika terkadang tidak percaya akan hal itu.

Lantas tidak masuk logika semua itu ?

Tidak. Hal itu karena kita belum tau. Belum mendalami. Hanya sugesti sugesti saja tanpa penjelasan dari orang orang yang benar benar tau akan hal itu, semisal ilmuwan yang menemukan ayat Al Quran sesuai dengan eksperimannya. Hal itu memang nalar karena aturan langit tidak pernah bertentangan dengan logika.

Bagaimana Cara Meyakinkan Orang Berlogika lemah Tentang Kekuasaan Tuhan ?

1. Jelaskan Bukti Ilmiah

Berjuta juta bukti ilmiah telah ditemukan, dan ternyata berabad abad yang lalu telah termaktub di dalam Al Quran. Bahkan baru baru awan yang menerpa pesawat sehingga jatuh ternyata berabad lalu sudah dijelaskan di dalam Al Quran. Padahal dulu belum ditemukan pesawat.

Jelaskan kebenaran kisah di dalam Al Quran. Hanya cara bukti ilimiah bisa meyakinkan orang kafir sekali pun. Semisal bukti bahwa Firaun memang ditenggelamkan di laut. Mayat Firaun mengandung zat zat garam laut yang menunjukkan bahwa dia memang mati di laut.

Cara menyakinkan mereka tentang alam kubur. Jelaskan bukti ilmiah. Adakah ? Jelas ada. Anda bilang tidak ada bisa jadi anda belum mencari. Di sebuah Negara Asia barat, jauh di bawah terdengar jutaan jeritan manusia disiksa yang mana di dalam di huni jutaan mayat tentara suatu Negara. Jeritan itu sangat mengerikan.

Anda jelaskan bukti ilmiah bahwa Tuhan itu ada. Bahwa surga dan neraka itu ada. Bahwa ibadah sholat, zakat, puasa, dan lainnya mengandung sejuta manfaat. Jelaskan !

Begitu pula jelaskan dampak bukti ilimiah jikalau melakukan kedzaliman. Semisal orang minum khamr, dia hanya pakai logika dan seolah tidak percaya kalau itu dosa besar. Maka jelaskan bukti ilimiah bahwa itu berbahaya. Karena berbahaya, makanya dilarang. Karena itu bukan hanya merugikan dirinya, tapi banyak orang. Dengan minum khamr, maka akalnya akan hilang. Kalau akalnya hilang, sangat mudah jin jahat untuk merasukinya dan akhirnya mengendalikan dirinya ke dalam lubang criminal.

Bukan hanya itu, tubuhnya yang semakin menua akan diisi sejuta penyakit. Di hari tua seharusnya kaya bahagia. Tapi dia merasakan sakit tiada tertahan akibat masa mudanya tubuhnya dimasuki racun racun yang mematikan. Memang sama sama akan mati, tapi matinya orang meminum khamr lebih mengerikan dan pedih karena tubuhnya diisi sejuta racun. Lebih pilih mana Anda ? Mati enak atau mati sengsara ?

2. Jelaskan Analogi

Ini untuk murid Anda yang sukanya main logika. Analogi adalah perbandingan sesuatu dengan sesuatu lain yang sangat nikmat di cerna oleh akal. Semisal, bila murid Anda bertanya,” Apakah Tuhan benar benar ada ?”

Sekali lagi karena kita terbatas, kita tidak bisa meraba kekuasaan Tuhan. Pakai bukti ilimiah bisa Anda lakukan. Tapi untuk anak muda, pakai analogi juga bisa.

Jelaskan analogi dengan cinta, balik bertanya,

“ Apakah kamu mencintai ibu dan bapakmu ?”
“ Apakah kamu mencintai saudara saudaramu ?
“ Jika ya, maka kamu bohong.”

Mereka pasti bertanya penasaran. Anda jawab,

“ Buktikan dan hadirkan cinta di sini. Apa itu cinta, hadirkan. Mana saya tidak melihat. Tapi cinta itu ada. Jadi, anak anak. Cinta itu memang ada. Tidak ada karena akal kita terbatas. Seperti Tuhan. Tuhan memang ada. Kita tidak bisa melihatnya karena kita terbatas. Ingat, kita itu manusia yang terbatas dan dibatasi.”

Jika Anda ditanya oleh Kristen,” Eh mengapa kok kalian gak masuk Kristen sekalian. Artis artis pada masuk lho, masak kalian gak mengikuti mereka.”

Jawab dengan tegas,

“ Memang benar artis itu masuk Kristen, tapi hanya orang goblok yang mau masuk Kristen. Banyak ilmuwan Cerdas masuk Islam yang memperoleh bukti bukti nyata dan ilmiah kebenaran Islam. Masak kami harus mengikuti orang goblok kayak gitu yang menjual keyakinannya demi pernikahan, demi uang, demi dunia. Yang bego siapa ya ?”

Bagikan

Keistimewaan Pembaca Alqur’an

Kontributor : Panitia Penerimaan Santri Baru (PSB)

Ponpes. Terpadu Ulul Abshor

Luar biasa bagi yang membaca Al-qur’an ??

?Berkata Abdul Malbik bin Umair:

“Satu-satunya manusia yang tidak tua adalah orang yang selalu membaca Al-qur’an”.

“Manusia yang paling jernih akalnya adalah para pembaca Al-qur’an”.

?Berkata Al-imam Qurtubi:

“Barang siapa yang membaca Al-qur’an, maka Allah akan menjadikan ingatannya segar meskipun umurnya telah mencapai 100 tahun”.

?Imam besar Ibrahim al-Maqdisi memberikan wasiat pada muridnya Abbas bin Abdi Daim rahimahullah.

“Perbanyaklah membaca Al-qur’an jangan pernah kau tinggalkan, karena sesungguhnya setiap yang kamu inginkan akan di mudahkan setara dengan yang kamu baca”.

?Berkata Ibnu Solah:

“Bahwasannya para Malaikat tidak diberi keutama’an untuk membaca Al-qur’an, maka oleh karena itu para Malaikat bersemangat untuk selalu mendengar saja dari baca’an manusia”.

?Berkata Abu Zanad:

“Di tengah malam, aku keluar menuju masjid Rasulullah shallallaahu alaihi wa sallam sungguh tidak ada satu rumahpun yang aku lewati melainkan pada nya ada yang membaca Al-qur’an”.

?Berkata Shaikhul Islam ibnu Taimiyyah:

“tidak ada sesuatu yang lebih bisa memberikan nutrisi otak, kesegaran jiwa, dan kesehatan tubuh serta mencakup segala kebahagiaan melebihi dari orang yang selalu melihat kitabullah ta’ala”.

Bergantunglah pada Alqur’an niscaya kau akan mendapatkan keberkahan.

Allah SWT berfirman:

كِتٰبٌ اَنْزَلْنٰهُ اِلَيْكَ مُبٰرَكٌ لِّيَدَّبَّرُوْۤا اٰيٰتِهٖ وَلِيَتَذَكَّرَ اُولُوا الْاَلْبَابِ
“Kitab (Al-Qur’an) yang Kami turunkan kepadamu penuh berkah agar mereka menghayati ayat-ayatnya dan agar orang-orang yang berakal sehat mendapat pelajaran.”
(QS. Sad: Ayat 29)

Berkata sebagian ahli tafsir
“Manakala kita menyibukkan diri dengan Al-qur’an maka kita akan di banjiri oleh sejuta keberkahan dan kebaikan di dunia”.

“Saya memohon kepada Allah agar mberikan taufiqnya kepada saya dan kalian semua untuk selalu membaca Al-qur’an dan mengamalkan kandungannya”. ?

Allah SWT berfirman:

اِنَّ الَّذِيْنَ يَتْلُوْنَ كِتٰبَ اللّٰهِ وَاَقَامُوا الصَّلٰوةَ وَاَنْفَقُوْا مِمَّا رَزَقْنٰهُمْ سِرًّا وَّعَلَانِيَةً يَّرْجُوْنَ تِجَارَةً لَّنْ تَبُوْرَ
“Sesungguhnya orang-orang yang selalu membaca Kitab Allah (Al-Qur’an) dan melaksanakan sholat dan menginfakkan sebagian rezeki yang Kami anugerahkan kepadanya dengan diam-diam dan terang-terangan, mereka itu mengharapkan perdagangan yang tidak akan rugi,”
(QS. Fatir: Ayat 29)

Bila anda Cinta pada Alqur’an maka sebarkanlah,,,
demi Allah, sekian banyak orang yang membaca Alqur’an maka kebaikan anda akan selalu mengalir.

Bagikan

Alam Semesta Disediakan Untuk Manusia

Kontributor : Panitia Penerimaan Santri Baru (PSB)

Ponpes. Terpadu Ulul Abshor

brosur-smp-anyar-depan

Allah menciptakan manusia untuk beribadah pada Nya. Oleh karena itu, Allah menyediakan segala fasilitas untuk manusia. Allah menciptakan bumi dan seisinya untuk manusia, untuk dijaga kelestarian, untuk dikonsumsi, untuk mempermudah proses hidup yang butuh konsumsi.

Bumi ini harus dijaga kelestarian dan sumber daya di dalamnya. Maka jikalau rusak, semua akan kacau. Bukan hanya kehabisan sumber, bahkan terjadi pertikaian disebabkan kekurangan sumber pangan, bahkan pembunuhan. Banyak kasus terjadi disebabkan factor ekonomi, merampok demi membeli sesuap nasi untuk melepas dahaga perut.

Begitu pula alam semesta. Jikalau tidak seimbang, maka akan kacau lingkungan. Ibaratnya, bumi satu detik saja berhenti, maka apa yang terjadi ? Gempa, sungguh gempa terjadi. Dan kita bisa melihat dampak dari dahsyat gempa itu sendiri, mulai dari jutaan bangunan rusak, bahkan nyawa nyawa berjatuhan. Begitu pula alam semesta berupa bumi dan seisinya.

Tidak sedikit orang masih menggunakan logika yang terasa sempit. Pada musim idul adha, mereka seolah sedih bahkan tidak tega melihat hewan hewan disembelih mati, lalu dibagikan kepada seluruh orang yang membutuhkan.

Dalam batin mereka,
“ Kasihan, itu hewan punya anak punya istri. Biarkan saja hidup. Kok dibunuh kan sama sama makhluk hidup.”

Saudara, sejatinya semua yang kita makan merupakan makhluk hidup. Tumbuhan pun makhluk hidup. Lantas kalau Anda tidak makan daging yang tentu dari hewan tidak masalah. Tapi kalau Anda beralasan tidak makan daging karena makhluk hidup, maka tumbuhan juga makhluk hidup.

Pada dasarnya, semua bumi dan isinya untuk manusia. Maka sudah menjadi jatah kita untuk mengambil dan menkonsumsinya. Bahkan jikalau tidak, maka akan timbul bencana.

Kok bisa ?

Itulah yang menarik. Mari terus berlanjut.

Hikmah Dibolehkan Makan Daging

Ini hanya pendapat pribadi.
Ketika suatu ekosistem membludak, maka sudah pasti akan terjadi kekacauan dan kerusakan alam. Contoh, andai semua ikan di laut tidak ada yang mengambilnya, maka laut akan rusak. Karena membludaknya ikan ikan di situ membuat karang rusak, hancur, maka laut akan rusak. Ikan ikan akan saling berperang memperbutkan plankton. Dan jikalau habis, maka ikan ikan itu akan mati. Mati membusuk di pinggir pantai. Dan jutaan ikan membusuk tentu mengganggu ekosistem.

Jika Anda beralasan, “ Kan ada yang memakan ikan ikan itu seperti hiu.”
Betul, tapi berapa sih jumlah hiu yang masih tersisa. Hiu hiu tidak akan cukup menyeimbangkan ekosistem laut karena sangat sedikit jumlahnya. Apalagi banyak perburuan hiu, sudah pasti semakin terpuruk.

Maka ambillah ikan ikan itu. Konsumsilah. Itu menjadi anugerah langit yang sangat bernilai. Di samping itu, akal manusia cerdas mengolah menjadi ramuan rasa yang luar biasa. Karena kita memakan ikan, kita melestarikan lingkungan laut.

Sekarang masuk wilayah daratan.

Di India, jelas dilarang untuk menkonsumsi daging sapi. Akibatnya, sapi sapi membludak di sana. Nah, kalau masih hidup tidak boleh dimakan. Lantas bagaimanakah jika sapi sapi itu mati ?

Ya termasuk problem di sana adalah ketika hewan itu mati, maka pencemaran lingkungan dahsyat terjadi. Dan sangat mencemarkan lingkungan. Karena bangkai terlalu besar dan banyak, dibuang kemana pun akan membekas dan menjadi masalah lingkungan tersendiri di sana.

Sapi itu adalah hewan yang sudah pasti tidak mengurus diri ketika sapi lain mati. Maka menjadi problem tersendiri di sana. Maka alangkah indah, kita menkonsumsinya untuk menjaga kelestarian lingkungan.

Mengambil Bukan Berarti Berlebihan

Ingat, kita mengambil bukan untuk merusak, tapi untuk menyelamatkan lingkungan. Kalau berlebihan, bisa muncul problem baru. Misalnya, karena dikuasai pihak tertentu, sapi sapi di negeri ini menjadi langka. Maka untuk mencukupi kebutuhan daging sapi, maka Negara memilih impor daging sapi. Hal ini menimbulkan pemborosan yang tidak perlu terjadi.

Pesan saya, konsumsilah daging. Nabi juga makan daging. Tapi tentu dengan syarat daging yang dihalalkan.

Mengapa begitu ?

Sekali lagi, mengambil bukan berarti berlebihan. Boleh memakan daging bukan berarti bebas memilih daging. Karena tidak semua daging hewan itu aman, bahkan ada yang sangat berbahaya mengandung cacing pita yaitu daging babi.

Bagikan

Sosok Yang Dihormati Alam Semesta

brosur-smp-anyar-depan

Suatu hari di zaman dulu hidup seorang budak hitam nan buruk rupa. Banyak orang mencemooh budak itu. Budak itu selalu menjadi bulan bulan cacian orang, menjadi bahan gunjingan, juga perlakuan kasar. Budak itu pun disisihkan dari pergaulan. Banyak dari mereka berkata,” Kok ada orang buruk rupa kayak gitu. Lihat saja, hewan peliharannya aja lebih tampan dari dirinya. Udah jelek, budak lagi. Jijik aku gaul ama dia.”

Suatu hari negeri itu ditimpa bencana dahsyat. Negeri itu ditimpa bencana kemarau panjang, sangat panjang dan di luar perkiraan mereka. Bahan pangan habis karena tanah gersang dan kering meretak. Lebih parah dari itu, air pun mongering bersama sumbernya. Tidak terlihat setetes pun air di situ. Sementara hujan tidak kunjung datang. Mereka pun sekarat. Rasa dahaga tiada lagi ditahan, sehingga air kencing pun diminum. Mereka menangis, mengadu, meminta ampun atas dosa yang dilakukan.
Mereka berteriak keras,” Tuhan, turunkan hujan. Ampuni hamba hamba Mu ini. Sungguh kami berada dalam kondisi sekarat. Kami tidak bisa hidup tanpa air. Maafkan kami, ampuni kami, tolonglah kami.”

Tapi hujan tidak kunjung datang. Mereka pun semakin sekarat. Teriakan mereka semakin kencang. Teriakan mereka seolah memecah keheningan. Mati cepat lebih diinginkan dari hidup sekarat seperti itu. Tapi mereka masih hidup, dan hidup dalam kondisi tersiksa. Rasa lapar dan dahaga yang dahsyat tiada tertahan lagi.

Seketika itu mereka melihat seorang budak hitam berjalan menuju ke atas bukit. Dia seorang budak hitam yang sering mereka caci maki akibat buruk rupanya. Dia sedang berdiri di pucuk bukit. Kemudian budak itu menadahkan tangan ke atas sambal berteriak diiringi tangisan,

“ Tuhan, ampuni dosa dosa kami. Kami sangat menyesali dosa dosa kami. Tolonglah kami. Rasa perih ini sudah tiada tertahan lagi. Maka turunkanlah hujan sebagai berkah untuk kami.”

Seketika itu awan awan menghitam, lalu turunlah hujan ke negeri itu. Seketika itu juga penduduk berhamburan keluar untuk melepas dahaga mereka. Sekarat berkepanjangan sirna oleh doa budak hitam nan buruk rupa yang sering mereka hina.

Sahabat, pernahkah Anda baca atau dengar bahwa siapa saja yang bershalawat pada Rasulullah, maka Allah akan sepuluh kali bershalawat pada hamba itu. Bayangkan, Allah saja menaruh hormat tinggi pada hamba yang bershalawat pada Rasulullah, apalagi penghormatan dari alam semesta. Secara logika, alam semesta akan menghormatinya. Bahwa hamba itu seorang yang mencintai Tuhan dan Rasul Nya dengan lantunan tasbih, tahmid, dan tahlil. Begitu pula yang dilakukan alam, semesta ini pun bertasbih memuji keagungan Allah, baik siang hari maupun malam hari. Nah, seorang hamba yang berbahagia dalam lantunan dzikir itu akan menyatu bersama semesta alam untuk memuji Allah. Makaa jelas alam akan menghormatinya dan tidak pernah menyakiti. Lautan, sungai, tumbuhan, batu, awan, bulan, bintang, matahari, planet planet, menjadi sahabat erat hamba itu. Bahkan bisa jadi semesta itu mencatat kecintaan pada hamba nyata dengan bukti.

Selain kisah di atas, sebenarnya ada banyak kejadian di luar nalar yang nyata. Pernahkah Anda dengar seorang ahli ibadah yang sudah meninggal bertahun tahun, tetapi jasadnya masih utuh ? Bahkan wangi dan segar seperti baru saja dimakamkan ? Kecintaan alam yang mendalam pada hamba itu membuat mereka tidak berani memakan jasadnya. Karena semasa hidup, hamba itu sangat bersahabat, ikut bertasbih bersama seisi alam memuji keagungan Allah. Semoga jasad kita nanti termasuk yang dicintai oleh seisi alam, sehingga jasad kita utuh walaupun bertahun tahun sudah meninggal. Itu bukan hal mustahil, sangat bukan mustahil. Bukan nabi saja, orang biasa pun ada yang tidak berani tanah memakan jasadnya. Ini artinya, peluang kita untuk seperti itu tidak mustahil.

Alam akan menghormatinya. Tanah akan menyubur. Siklus air akan berjalan lancar. Pergerakana bumi akan stabil. Jika ahli dzikir itu banyak, lihatlah sekeliling Anda, maka hanya keindahan yang menawan hati akan dilihat. Mustahil jika tempat banyak orang berpenghuni ahli dzikir itu tertimpa bencana. Jikalau benar, artinya kemaksiatan lebih merajalela. Atau bisa jadi mereka berpindah sedangkan kemaksiatan merajalela. Maka untuk daerah seperti itu bersiaplah terkena bencana.

Jepang termasuk Negara paling sering terkena bencana gempa bumi dan tsunami. Tahukah Anda Jepang menjadi Negara dengan penghasil 20% industry porno seluruh dunia. Bisa dibayangkan, Negara yang setidak besar pulau Jawa apalagi penduduknya tidak banyak berkontribusi atas 20% industry porno. Itu artinya sebagian besar warganya memang masuk industry itu. Mengerikan ! Makanya Negara juga sering kena bencana. Begitu pula Amerika, sering kena badai Tornado, begitu pula Rusia.

Jika kota tempat Anda tinggal sering terkena bencana alam, tanyakan pertama apakah banyak kemaksiatan merajalela di situ. Dan yang kedua, sedikit banyak atau tidak ahli dzikir di situ yang bisa bersahabat dengan alam. Orang orang seperti itu bisa diketahui dari kepribadiannya yang suka rajin menjalankan ibadah juga banyak ilmu agama.

Aplikasi Menjadi Ahli Dzikir ?

Sebenarnya caranya sangat mudah, hanya prakteknya sulit. Alasannya klasik yaitu malas. Biasanya orang malas karena stagnan. Mereka berdzikir di masjid terus menerus. Padahal tidak ada dalil bahwa dilarang dzikir selain di masjid. Artinya semua tempat boleh selain yang tercela. Inilah kesempatan indah untuk menyatu dengan alam semesta. Saya tidak melarang Anda untuk berdzikir di masjid. Dzikir di masjid sangat bagus dan mulia. Tapi luangkan waktu untuk alam semesta. Rasakan belaian angina, nikmati kehijauhan dedaunan, semerbak wangi merpati.

Ketika memancing di sungai, iringilah dengan dzikir. Ketika pergi laut, jangan melihat suatu tidak benar di sana, tapi tataplah lautan luas sambal bertasbih memuji keagungan Allah. Kemana pun kita pergi, lantunan dzikir selalu menerangi hati.

Lalu apa saja yang dibaca ?

Tasbih, Tahlil, Tahmid. Tapi bagi penikmat lantunan dzikir dengan alam tentu belum cukup. Karena orang orang seperti itu butuh waktu lebih lama. Maka dianjurkan dzikir ma’tsurat. Ma’tsurat merupakan kumpulan doa yang dianjurkan Rasulullah. Hayati maknanya, tataplah langit, rasakan belaian angina yang menggelitik tubuh, tataplah awan awan yang berjalan sangat lembut, lihatlah dedaunan menari nari diterjang angin. Maka Anda akan bahagia.

Bagikan