Bahasa Dan Kita

Kontributor : Panitia Penerimaan Santri Baru (PSB)

Ponpes. Terpadu Ulul Abshor

brosur-smp-anyar

Bahasa merupakan suatu keterampilan berkomunikasi. Bahasa bisa disebut sebagai ekspresi buah pikiran, perasaan, dan ungkapan hati. Seseorang sudah diajarkan oleh kedua orang tuanya sejak kecil. Ia lama-lama bisa menguasai bahasa secara tidak disadari. Ia mampu berkomunikasi dengan orang lain. Sehingga Ia mampu bercerita, bertanya, menjawab, dan menyampaikan sesuatu. Kedua orang tua dan lingkungan berperan penting dalam penguasan bahasa seseorang sejak kecil.

Bahasa Indonesia berasal dari bahasa Melayu yang mengalami perubahan. Banyak kata asing diserap. Banyak orang Indonesia juga sering bersosialisasi dengan negara lain. Penggunaan bahasa Indonesia didunia kerja membuat kolonial Belanda perhatian pada bahasa itu. Penambahan kosakata juga terjadi seiring waktu berjalan. Semua itu menyebabkan bahasa Indonesia tumbuh dan berbeda sedikit dari bahasa asalnya, bahasa Melayu. Bahasa Indonesia berkembang pesat seiring waktu berjalan.

Bahasa Indonesia menjadi bahasa resmi Negara Indonesia. Bahasa Indonesia dipakai di instalasi pemerintah, kantor-kantor, dan dunia pendidikan. Bahasa Indonesia menjadi bahasa berkomunikasi antar suku di Indonesia. Mereka menggunakan bahasa daerah jika berkomunikasi dengan sedaerah. Dalam dunia pendidikan, para guru ditekan berbahasa Indonesia ketika mengajar. Dalam instalasi swasta pun, para pekerja diwajibkan berbahasa Indonesia sebagai bahasa resmi perusahaan. Bahasa Indonesia dipakai oleh banyak orang dari sabang sampai merauke.

Bahasa Indonesia bisa disebut bahasa pemersatu. Kedaulatan Negara Indonesiaa sangat besar dan luas, paling luas di antara negara-negara ASEAN. Populasi penduduk Indonesia termasuk terbesar di dunia. Indonesia terdiri dari banyak pulau, suku, dan bahasa daerah. Kepadatan jumlah penduduk bertambah pesat setiap tahun. Mereka bisa dipersatukan oleh bahasa resmi negara, yaitu bahasa Indonesia.

Ikrar ketiga Sumpah Pemuda tahun 1928 berbunyi “, Kami putra dan putri Indonesia menjunjung bahasa persatuan, bahasa Indonesia.” Sudah tertulis dibenak anak-anak bangsa bahwa bahasa Indonesia menjadi pemersatu mereka. Ketika setiap orang dalam suku tertentu bertemu dengan orang dari suku lain, mereka berdua dapat menjalin komunikasi dengan bahasa Indonesia. Mereka menjalin keakraban sebagai satu bangsa, satu nasib, satu seperjuangan, hidup dalam satu ikatan persaudaraan sebangsa. Perbedaan bahasa daerah tidak menjadi prioritas untuk mendiskriminasikan bahasa lain, begitu pula perbedaan ras dan suku. Mereka disatukan dalam kesatuan Negara Indonesia. Salah satunya melalui bahasa Indonesia.

Kita hidup di zaman modern, zaman tekhnologi. Arus globalisasi sangat tinggi. Semuanya serba modern. Gedung-gedung pencakar langit didirikan. Dahulu orang membajak sawah dengan kerbau atau lembu. Sekarang orang sudah memakai teknologi untuk membajak sawah. Bukan hanya membajak sawah, semua kebutuhan dilayani sangat memuaskan oleh tekhnologi. Setiap negara bersaing dalam bidang apa pun. Mereka mencetak barang lalu mengekspor kenegara lain. Setiap negara berusaha menambah arus pendapatan dan mengurangi passiva. Salah satu alternatif meningkat anggaran devisa adalah mengekspor hasil alam atau olah manusia ke negara lain. Setiap negara melakukan hal itu.

Negara Indonesia mempunyai hasil alam melimpah, juga sumber daya manusia cukup memadahi. Bahasa Indonesia tentu berperan penting dalam memajukan bangsa Indonesia. Bahasa Indonesia berperan sebagai pemersatu semua kalangan bangsa Indonesia. Misalnya, di Jawa hasil pertanian sangat melimpah, di antaranya tanaman tebu. Para petani tebu dapat menjual hasil pertanian ke pabrik gula atau kertas. Dan pabrik banyak bertebaran di kota-kota besar. Mereka bisa bernegoisasi dengan para pengusaha gula dan kertas. Jika mereka antara mereka berbeda suku dan bahasa daerah, bahasa Indonesia menjadi alternatif tepat. Bahasa Indonesia memudahkan mereka dalam urusan segala hal. Para cendikiawan dari berbagai suku dipertemukan, lalu bernegoisasi memikirkan kepentingan bangsa. Mereka dipersatukan oleh ikatan senasib seperjuangan, satu tanah air. Meskipun pada hakekat, mereka juga berbeda suku, bahasa daerah, ras. Hal itu dapat ditepis dengan menyadari bahwa mereka bersatu dalam sebuah negeri bernama Indonesia. Semboyan Bhineka Tunggal Ika sudah tertanam kuat dibenak anak-anak bangsa. Dan bahasa Indonesia menjadi perantara yang membuat mereka tersadar, bahwa mereka itu satu ikatan.

Bagikan

Nilai Tambah Pendidikan Berbasis Pesantren

brosur-smp-anyar-depan

Seiring perkembangan, makna Sekolah Berbasis Pesantren mengalami perkembangan tersendiri. Dulu sekolah berbasis pesantren hanya mengajarkan kurikulum hanya agama Islam saja tanpa legalitas dari pemerintah, atau bisa dikatakan pendidikan non formal. Tapi sekarang sudah mengalami perubahan drastis, yaitu sekolah resmi pemerintah dengan menyeimbangkan kurikulum umum dan agama.

Bahkan di sekolah sekolah berbasis persantren tertentu, diajarkan kurikulum kurikulum identitas untuk menunjukkan pesantren itu punya nilai plus tersendiri dari sisi keilmuwan Islam.

Nilai Plus Sekolah Berbasis Pesantren :

1. Mengedepankan Akhlak Islam

Tidak ada satu sekolah berbasis pesantren yang memperbolehkan murid perempuan tidak berjilbab ketika masuk kelas. Jika ada sekolah berbasis pesantren memperbolehkan murid perempuan tidak berjilbab, maka perlu dipertanyakan dengan jelas maksud mereka memberi nama sekolah, untuk eksis atau perubahan ?

2. Mengedepankan Keilmuwan Islam

Dimana pun Anda temukan, Sekolah berbasis pesantren selalu unggul dalam keilmuwan Islam disbanding sekolah di luar basis pesantren. Karena jelas jam belajarnya seimbang dengan materi umum. Ini beda dengan sekolah di luar basis pesantren yang mungkin hanya beberapa saja menaruh jam agama Islam, itu pun kurang berkualitas.

3. Jam Belajar Tinggi

Di sebagian sekolah berbasis pesantren, jam belajar mereka lebih lama disbanding sekolah lain. Bahkan sebagian ada sampai jam 5 sore per hari. Biasanya sekolah dalam lingkup pesantren yang semua murid menjadi santri di pesantren itu.

4. Jebolan Lebih Faham Islam

Logika sudah tidak terbantahkan. Jebolan sekolah berbasis pesantren selalu unggul. Bahkan keluar dari sekolah, mereka sudah hafal banyak surat Al Qur’an yang tidak semua orang mampu meraihnya.

Akhlak adalah pelajaran vital yang mendampingi potensi anak didik kita. Tanpa itu, apalah gunalah belajar. Apalah arti cerdas jikalau akhlaknya bejat. Mengapa orang korupsi ? Mengapa orang menzalimi rakyat ?

Apakah mereka bodoh ? Tidak,

Tapi mengapa korupsi ?

Akhlak mereka kurang dibina dengan baik. Selama itu dia jauh dari Islam, dari pembimbing yang semestinya bisa menjadikan dirinya hamba yang sholeh.

Bagikan

RAHASIA SUSU UNTA

Kontributor : Panitia Penerimaan Santri Baru (PSB)

Ponpes. Terpadu Ulul Abshor

Manusia  telah megenal unta sejak 3000 tahun sebelum masehi. susu unta di anggap sebagai sumber gizi utama di padang pasir. cita rasa susu unta sangat beragam,ada yang sangat manis,tawar,dan asin.padahal makanan yang dikonsumsi oleh unta adalah apa yang diberikan oleh pemilik nya.kandungan lemak yang ada pada susu unta lebih rendah dibandingkan kandungan lemak pada susu kerbau .susu unta juga mengandung vitamin c dengan kadar 3x lebih banyak dibandingkan dengan susu sapi. menurut bangsa arab,susu unta yang paling bagus untuk dijadikan obat adalah susu yang keluar setelah 40 hari melahirkan. susu unta  yang baik menumbuhkan darah yang baik,menyuburkan tubuh yang kurus , memberikan efek tenang , menghilangkan rasa was-was,ragu,dan penyakit risau[khawatir].jika susu unta di minum dengan madu , maka susu ini bisa membersihkan kotoran perut yang bercampur dengan sisa sisa makanan.

OLEH : NABILA JARYANNISA TAQHIYATUZ ZAHRA

Bagikan

DARAH!!!!

Kontributor : Panitia Penerimaan Santri Baru (PSB)

Ponpes. Terpadu Ulul Abshor

brosur-smp-anyar

Volume darah org dewasa sekitar 4 – 5 liter dgn sepertiga berat tubuh .Darah  mengalir pada pembulu darah di seluruh tubuh .Ketika pembulu  darah itu terpoong/teriris ,darah mengalir ke luar darah sangat berguna bagi tubuh.Darah bertugas mengangkut karbon dioksida[co2]ke paru paru dan mengedarkan hormon untuk tubuh kita .meskipun darah manusia terlihat kental,sebenarnya darah manusia sama kentalnya dengan air laut.Jumlah sel darah merah laki2 dan perempuan berbeda dengan laki2 memiliki 1.000.000.000 sel darah merah.Tubuh manusia membuat dan mematikan 15.000.000 se darah merah per detik .satu2- nya bagian tubuh yg tdk mempunyai pembulu darah adalah kornea mata.

penulis;keese pena az- zahra

Bagikan

Amanat Pembina Upacara

Senin, 3 April 2017, Civitas Ponpes. Terpadu Ulul Abshor kembali mengawali kegiatan belajar mengajar dengan Apel Pagi. Pada Apel Pagi ini yang mendapat amanah adalah santri kelas VI SDPT Ulul Abshor, adapun yang bertugas sebagai pembina upacara adalah Ustdh. Rizkiyaningsih, S.Pd.

17757129_772454842919155_41046857584606300_n
Ustdh. Rizkiyaningsih, S.Pd.

Beliau berpesan kepada santri-santri untuk selalu menjaga semangat belajar, khususnya sekarang ini sudah masuk bulan April 2017 bagi santri-santri MAK harus siap menghadapi UN. Untuk kelas bawah tetap menjaga semangat untuk mempersiapakan diri menhadapi UAS atau UKK. Adapun pesan khusus belaiau diantaranya adalah :

  1. Jangan suka menunda pekerjaan baik, jangan samapi kalian menyesal tidak sempat melakukan perbuatan baik, karena waktu tak bisa kembali.
  2. khusus santri kelas VI, IX dan XII yang akan menghadapi US atau UN, persiapkan diri kalian dengan baik. Kesempatan Ujian hanya ada  sekalai, maka gunakan sebaik-baiknya.
  3. Untuk kelas bawah tetap harus mempersiapkan diri untuk menghadapi UAS atau UKK.
  4. Mulai pekan ini khusus santri yang akan menghadapi UN atau US jadwal pelajaran akan diisi pelajaran UN atau US dan Agama.
  5. Jadikan belajar sebagai kebutuhan hidup.
  6. Mulai sekarang niatkan tulus Ikhlas belajar karena Allah sebagai bentuk pengapdian diri kita kepada kedua orang tua kita.
  7. Jadikan belajar sebagai bentuk Ibadah kepada Allah.

Mengutip kata-kata mutiara dari Imam Besar kita Imam Syafi’i Rohimahullohu

“Jika kalian tak mampu menahan letihnya belajar,

maka kalian akan menanggung perihnya kebodohan”

17634676_772454739585832_5250508187323612672_n

17757356_772454789585827_3058618519224709500_n

17634593_772454872919152_5574308816616841664_n

Bagikan