Penawaran Bea Siswa

1531643_10201261722089583_197171504_n

Assalaamu’alaikum Warahmatullaahi Wabarakaatuh

Segala puji bagi Alloh Subhanahu wa Ta’ala, Rabb seluruh alam. Jika Allah menghendaki, pasti terjadi dan jika tidak, pasti tidak akan terjadi. Sholawat dan salam semoga senantiasa tercurah atas junjungan kita Nabi Muhammad Shollallahu ‘Alaihi wa Sallam, keluarga, shahabat dan orang – orang yang senantiasa istiqomah mengikuti Sunnah beliau sampai akhir zaman.

Dengan izin Allah dan dukungan dari Stakeholder, Alhamdulillah SD Pesantren Terpadu Ulul Abshor meraih peringkat ke Tiga Ujian Nasional terakhir UPTD Kec. Banyumanik. Sebagai rasa syukur dan dalam berkhidmat kepada ummat serta utuk membangun akar karakter bangsa “ATAS BERKAT RAHMAT ALLAH YANG MAHA KUASA” Civitas Akademika Keluarga Besar Ponpes Terpadu Ulul Abshor ingin membantu kaum muslimin dalam bentuk pemberian beasiswa unggulan di KB – TK – SD – SMP – MAK PesantrenTerpadu Ulul Abshor berupa :

1. Bebas Uang Pendaftaran
2. Bebas DPP / Uang Gedung
Persyaratan Beasiswa

1. Peserta didik mendapat rekomendasi dari Kepala Sekolah yang bersangkutan.
2. Peserta didik merupakan peserta didik berprestasi di sekolah (10 besar).
3. Peserta didik merupakan anak yatim / tidak mampu.
4. Peserta didik mendaftar dengan diantar oleh orang tua.
5. Tiap sekolah maksimal 5 orang / sesuai dengan keadaan Lembaga Pendidikan Pesantren Terpadu Ulul Abshor.
6. Diutamakan anak dari seorang guru / karyawan pendidikan.

Demikian surat penawaran ini kami sampaikan. Semoga Allah Subhanahu wa Ta’ala senantiasa memberikan rahmat Nya kepada kita. Aamiin.

Wassalaamu’alaikum Warahmatullaahi Wabarakaatuh

Semarang, 3 Sya’ban 1437 H
10 Mei 2016 M
Mengetahui,
Ketua LPPT Ulul Abshor                                                      Kepala Sekolah

Drs.Kastori                                                                                Nur Fathoni, S.H.I

Dibutuhkan Guru Mapel

 

Dicari Guru 4

Assalamu’alaikum,

Telah dibutuhkan segera guru mapel SD dan SMP berikut :

-) Agama Islam

-) Bahasa Inggris

-) IPA

-) IPS

-) Guru Olahraga dari berbagai jurusan

Terima kasih, lamaran dikirim ke; Ponpes. Terpadu Ulul Abshor ( Jl.Karangrejo II, No 25A, Banyumanik, Semarang )

Cp : 085 876 209 297 / 081 901 855 165 (Ustdh. Yanti)

*Tahun Ajaran 2015-2016

5 Cara Melembutkan Hati

Tatkala badan merasa enggan untuk beramal, tatkala hati mulai sulit untuk terenyuh, mungkin itu salah satu tanda kerasnya hati, dengan kata lain hati ini sedang sakit. Lantas apa yang akan dilakukan ketika tahu bahwa hati ini sedang sakit? Orang yang sakit pasti akan mencari obat, sebagaimana orang sakit akan pergi ke dokter. Berikut ini penulis berikan obat agar hati menjadi lembut kembali.

1. Perbanyak Baca Al-Quran dengan Mentadabburinya

Di antara sebab lembutnya hati adalah dengan membaca Al Qur’an. Al Qur’an adalah kalamullah, perkataan Allah, Rabb pencipta langit dan bumi, bukan perkataan makhluk. Selain dapat menenangkan hati, membaca Al Qur’an akan diganjar banyak pahala. Bayangkan saja, 1 huruf dari Al Qur’an diganjar 1 pahala, dan 1 pahala akan dibalas dengan 10 kebaikan. Namun syarat untuk menenangkan hati tidaklah hanya sekedar membaca, tapi di-tadabburi, direnungkan maknanya sehingga dapat diamalkan.

2. Perbanyak Dzikir Mengingat Allah

Tidak diragukan lagi, berdzikir dapat melembutkan hati. Karena dengan mengingat Allah, maka hati pun menjadi tenang. Sebagaimana Allah firmankan dalam surah Ar-Ra’d ayat 28 yang artinya, “Ketahuilah bahwa hanya dengan mengingat Allah, hati akan menjadi tenang.”

Dzikir adalah suatu amalan yang mudah, cukup menggerakkan lisan dan bibir saja. Sehingga tidak bisa dijadikan alasan untuk enggan berdzikir.

3. Berteman Dengan Kawan yang Baik Agamanya

Jika seseorang memiliki teman yang baik agamanya, maka ia akan mendapatkan kebaikan yang banyak pula. Seperti yang Nabi permisalkan dalam suatu hadits riwayat Al-Bukhari, dimana kawan yang baik dimisalkan sebagai penjual misk (minyak wangi). Boleh jadi ia diberi minyak wangi tersebut, boleh jadi ia membelinya, atau minimal mendapakan bau yang wangi dengan sebab berdekatan dengan penjual minyak wangi.

Maka, carilah kawan akrab yang baik agamanya, sehingga ketika sedang futur (malas, kondisi hati melemah), maka ada yang mengingatkan, menasehati dan kembali membawa kita ke dalam majelis ilmu. Jangan sampai ketika kondisi hati melemah, kita malah menjauhi kawan-kawan yang semangat dalam kebaikan.

4. Menyayangi Anak Kecil

Menyayangi anak kecil dapat melembutkan hati, terutama anak kecil yatim (bapaknya sudah meninggal). Sebagai contoh, kita bisa mengajar anak-anak kecil di TPA, atau bisa berkunjung ke panti asuhan untuk bercengkrama dan mengajarkan mereka hal yang baik.

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah bersabda (yang artinya), “Sayangilah semua yang ada di bumi, niscaya Dzat yang ada di langit akan menyayangi kalian.” (HR. At-Tirmidzi no. 1924 dan HR. Abu Dawud no. 4941).

Hadits di atas memerintahkan kita untuk menyayangi semua yang ada di bumi, termasuk semua hewan dan tumbuhan. Misalnya, tidak memberikan beban yang berat pada onta jika kita menaikinya, atau tidak melakukan penebangan liar yang dapat merusak lingkungan sekitar.

Hadits tersebut juga sebagai dalil bahwa Allah berada di atas sana, di atas langit, bukan berada dimana mana seperti anggapan sebagian orang.

5. Berdoa Kepada Allah

Doa adalah senjata seorang mukmin, jangan sampai seorang mukmin melupakan bahwa urusannya tergantung kehendak Allah Ta’ala. Banyak-banyaklah berdoa kepada Allah agar dimudahkan dalam ketaatan dan diberikan kelembutan hati, dan dijauhkan dari rasa malas yang terus menerus sehingga hati menjadi mati. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam mengajarkan kita sebuah doa agar berlindung dari rasa malas. Berikut adalah doanya:

اللَّهُمَّ إِنِّى أَعُوذُ بِكَ مِنَ الْعَجْزِ وَالْكَسَلِ وَالْجُبْنِ وَالْهَرَمِ وَالْبُخْلِ وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ عَذَابِ الْقَبْرِ وَمِنْ فِتْنَةِ الْمَحْيَا وَالْمَمَاتِ

/Allahumma inni a’udzu bika minal ‘ajzi, wal kasali, wal jubni, wal haromi, wal bukhl. Wa a’udzu bika min ‘adzabil qobri wa min fitnatil mahyaa wal mamaat/

(Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari kelemahan, rasa malas, rasa takut, kejelekan di waktu tua, dan sifat kikir. Dan aku juga berlindung kepada-Mu dari siksa kubur serta bencana kehidupan dan kematian).” (HR. Al-Bukhari dan Muslim)

Demikianlah 5 kiat-kiat dalam melembutkan hati, semoga kita senantiasa diberikan kemudahan dalam beribadah kepada Allah Ta’ala, dan dijauhkan dari hati yang keras lagi mati. Wallahul Muwaffiq.

 

Referensi: Tafsir Surah Al-An’am Karya Syaikh Ibnu Utsaimin

Penulis: Wiwit Hardi P.

Sumber: Muslim.Or.Id