PENERIMAAN SANTRI BARU (PSB)

IMG-20151230-WA0002

IMG-20151230-WA0001

Bismillahirrohmaanirrohiim

Telah dibuka Penerimaan Santri Baru (PSB)

TP2A – PG – TK – SD – SMP – MA,K

PESANTREN TERPADU “ULUL ABSHOR”

JL. Karangrejo II/ 25 A, Banyumanik, Semarang

Pendaftaran dimulai pada :

tanggal 1 Januari 2016

pada jam kerja

=> Atau jika ada yang ingin ditanyakan bisa menghubungi kontak dibawah ini:

  1. 081901855165 (Ustd. Yanti)
  2. 082133602032 (Ust. Fathoni)

 

Guncangan Akhir Tahun 2015 (Pesantren Liburan Ulul Abshor)

pamfletpes2

Buat adek2 TK, SD, SMP, dan SMA..bingung liburan semester mau ngapain…??? Jangan khawatir kita punya jawabannya. Ini dia “Pesantren liburan (Peslib)”. Peslib adalah kegiatan yang paling cocok dan bermanfaat bagi adek2 untuk mengisi liburan semester.

Di peslib ini adek2 akan mendapatkan banyak ilmu baru (baik ilmu agama maupun ilmu umum), pengalaman baru, dan tentunya teman baru. Dijamin deh nggak bakalan nyesel…acaranya sangat menarik lho…nggak percaya buktikan aja sendiri…

Untuk pendaftaran bisa langsung datang ke SDPT Ulul Abshor, jalan karangrejo II no.25 srondol wetan banyumanik. Ow ya…satu lagi, jangan datang sendiri ya…ajak temen sebanyak-banyaknya dan dapatkan hadiah menarik bagi yang bisa mengajak temennya, oke…

Kalo mau tanya-tanya bisa hubungi CP yang ada dipamflet…
Tak perlu ragu lagi…buruan daftarkan diri adek2,,,,pokoknya kedatangan adek2 kita
tunggu…oke ya…

MERENUNGI PERJALANAN HIDUP MANUSIA

jalan hidup

 إِنَّ الْحَمْدَ لِلَّهِ نَحْمَدُهُ وَنَسْتَعِيْنُهُ وَنَسْتَغْفِرُهْ وَنَعُوذُ بِاللهِ مِنْ شُرُوْرِ أَنْفُسِنَا وَمِنْ سَيِّئَاتِ أَعْمَالِنَا، مَنْ يَهْدِهِ اللهُ فَلاَ مُضِلَّ لَهُ وَمَنْ يُضْلِلْهُ فَلاَ هَادِيَ لَهُ. وَأَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ. يَا أَيُّهَا النَّاسُ أُوْصِيْكُمْ وَإِيَّايَ بِتَقْوَى اللهِ فَقَدْ فَازَ الْمُتَّقُوْنَ. يَا أَيُّهاَ الَّذِيْنَ ءَامَنُوا اتَّقُوا اللهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلاَ تَمُوْتُنَّ إِلاَّ وَأَنتُمْ مُّسْلِمُوْنَ. قَالَ تَعَالَى: يَا أَيُّهَا النَّاسُ اتَّقُوْا رَبَّكُمُ الَّذِيْ خَلَقَكُمْ مِّنْ نَفْسٍ وَاحِدَةٍ وَخَلَقَ مِنْهَا زَوْجَهَا وَبَثَّ مِنْهُمَا رِجَالاً كَثِيْرًا وَنِسَآءً وَاتَّقُوا اللهَ الَّذِيْ تَسَآءَلُوْنَ بِهِ وَاْلأَرْحَامَ إِنَّ اللهَ كَانَ عَلَيْكُمْ رَقِيْبًا. يَا أَيُّهَا الَّذِيْنَ ءَامَنُوا اتَّقُوا اللهَ وَقُوْلُوْا قَوْلاً سَدِيْدًا. يُصْلِحْ لَكُمْ أَعْمَالَكُمْ وَيَغْفِرْ لَكُمْ ذُنُوْبَكُمْ وَمَنْ يُطِعِ اللهَ وَرَسُوْلَهُ فَقَدْ فَازَ فَوْزًا عَظِيْمًا.

أَمَّا بَعْدُ؛ فَإِنَّ أَصْدَقَ الْحَدِيثِ كِتَابُ اللهَ، وَخَيْرَ الْهَدْيِ هَدْيُ مُحَمَّدٍ صَلَّى الله عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَشَّرَ الأُمُورِ مُحْدَثَاتُهَا وَكُلَّ مُحْدَثَةٍ بِدْعَةٌ وَكُلَّ بِدْعَةٍ ضَلاَلَةٌ وَكُلَّ ضَلاَلَةٍ فِي النَّارِ. اَللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَى نَبِيِّنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَمَنْ تَبِعَهُمْ بِإِحْسَانٍ إِلَى يَوْمِ الْقِيَامَةِ.

Kaum Muslimin yang dirahmati Allah Subhanaahu Wa Ta’ala

Di tengah kehidupan yang senantiasa bergulir, jumat demi jumat berlalu, seiring itu juga khutbah demi khutbah kita perdengarkan dan menyirami sejenak hati yang penuh ketundukan  dan mengharapkan keridhoaan Allah. Kesadaran kemudian muncul dengan tekad untuk menjadi hamba Allah yang taat. Namun kadangkala dengan rutinitas yang kembali mengisi hari-hari kita kesadaran itu kembali tumpul bahkan luntur. Oleh sebab itu marilah kita senantiasa memperbaharui keimanan dan ketaqwaan kita kepada Allah, memperbaharui kembali komitmen kita kepada Allah yang sering kita ulang-ulang namun jarang diresapi, sebuah komitmen yang mestinya menyertai setiap langkah kita:

Lanjutkan membaca MERENUNGI PERJALANAN HIDUP MANUSIA

Himbauan Puasa di Bulan Muharram

Assalamu’alaikum Warrahmatullahi Wabarakatuh

Yang kami hormati Wali Santri, Santri, serta seluruh Ustadz dan Ustadzah yang senantiasa berpegang teguh pada Sunnah Rasulullah Muhammad Shalallahu’alaihi wa Sallam. Muharram adalah salah satu bulan Allah yang mulia. Sebagaimana firman Allah:

“Sesungguhnya bilangan bulan pada sisi Allah adalah dua belas bulan dalam ketetapan Allah di waktu Dia menciptakan langit dan bumi, di antaranya empat bulan haram. (yakni Dzulqo’dah, dan Dzulhijjah, dan Muharram, dan Rajab) di dalam Tafsir Ibnu Katsir. (Surat At Taubah: 36)

Dan juga karena ia adalah satu-satunya bulan yang digandengkan dengan nama Allah SWT secara langsung sebagaimana dijelaskan dalam hadits sebagai berikut :

Dari Abu Hurairah Radhiyallahu’anhu, ia berkata, Rasulullah Shallallahu‘alaihi wa Sallam bersabda:

“Puasa yang paling utama setelah puasa Ramadhan adalah puasa dibulan Allah (Muharram). (H.R. Muslim, 1163).

Rasulullah Shallallahu‘alaihi wa Sallam menamakan bulan Muharram dengan bulan Allah dan penyandarannya kepada Allah menunjukkan kemuliaan dan keutamaan bulan ini, karena Allah tidak akan menyandarkan kepadaNya kecuali makhluk pilihanNya. Yang dianjurkan dalam bulan ini adalah memperbanyak berbagai ibadah, terlebih lagi pada bulan ini juga disunnahkan untuk berpuasa Asyuro’ (10 Muharram), sebagaimana dijelaskan dalam hadits berikut ini :

Abu Qatadah Radhiyallohu’anhu mengatakan bahwa Rasulullah Shallallahu‘alaihi wa Sallam bersabda:

Puasa Asyuro’ (10 Muharram) Aku mengharapkan Allah akan menghapus dosa-dosa ditahun sebelumnya.

(H.R. Muslim, 1162)

 

Dan yang tidak kalah penting, selain hadist diatas, ada juga hadist lainnya yang mensunnahkan berpuasa secara khusus dalam bulan Muharram tidak hanya pada tanggal 10 Muharram (Puasa Asyuro’) saja, namun juga berpuasa pada tanggal 9Muharram (Puasa Tasu’a), sebagaimana dijelaskan dalam hadist berikut ini:

Dari Ibnu Abbas Radhiyallahu’anhu bahwa ia berkata:

Ketika Rasulullah Shallallahu’alaihi wa Sallam berpuasa hari Asyura’ dan memerintahkannya, para sahabat berkata: “Wahai Rasulullah, ini adalah hari yang diagungkan kaum Yahudi dan Nashrani.”

Lalu Rasulullah Shallallahu’alaihi wa Sallam bersabda: “Pada tahun depan Insya Allah kita akan berpuasa pada tanggal sembilan.”

Ibnu Abbas berkata: “ Sebelum tiba tahun depan Rasulullah Shallallahu’alaihi wa Sallam telah wafat.”

(H.R. Muslim : 1134)

 

Oleh sebab itu, hendaklah kita memanfaatkan kesempatan ini untuk lebih mendekatkan diri kepada Allah dengan berbagai amal sholih secara khusus dengan berpuasa yaitu pada:

  1. Hari Kamis tanggal 22 Oktober 2015 / 9Muharram 1437 H (Puasa Tasu’a).
  2. hari Jum’at tanggal 23 Oktober 2015 / 10Muharram 1437 H (Puasa Asyuro’).

Selain keutamaan puasa Asyuro’ yang telah dijelaskan dalam hadits sebelummya, puasa secara umum memiliki berbagai keutamaan, di antaranya seperti hadits berikut ini :

Dari Abu Sa’id al Khudriy Radhiyallahu’anhu ia berkata bahwa Rasulullah Shallallahu‘alaihi wa Sallam bersabda,

“Tidaklah seorang hamba berpuasa satu hari dijalan Allah melainkan Allah akan menjauhkan wajahnya dengan puasanya itu dari api neraka selama tujuh puluh tahun.”

(H.R. Bukhari : 2840 dan Muslim : 1153)

Wassalamu’alaikum Warahmatullaahi Wabarakaatuh

 

 

Ibadah Kurban

Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

Pengertian

Kurban adalah hewan pedaging halal yang disembelih pada hari Kurban dalam rangka mendekatkan diri (taqarrub) kepada Allah Subhanahu wa ta’ala.

 

Hikmah kurban

Di antara hikmah berkurban adalah sebagai berikut.

1)Mendekatkan diri kepada Allah subhanahu wa ta’ala. Allah berfirman:

“…Maka salatlah engkau kepada Allah dan berkurbanlah.” (Al-Kautsar :2)

Dan juga Allah berfirman:

“…Katakanlah; sesungguhnya salatku, ibadahku, hidupku, dan matiku hanyalah milik Allah, Tuhan semesta alam yang tidak ada sekutu bagi-Nya.” (Al-An’am: 162-163)

2)Menghidupkan sunah imam pemersatu, Ibrahim ‘Alaihi Salam ketika beliau diberi wahyu untuk menyembelih putranya Ismail, tetapi diganti dengan domba. Allah Ta’ala berfirman:

“…Dan kami tebus anak itu dengan seekor sembelihan yang besar.”

(Al- Shaffat: 107)

3)Untuk memberi kelapangan pada keluarga di Hari Raya.

4)Bersyukur kepada Allah Ta’ala atas apa yang telah diciptakan-Nya untuk kita, termasuk binatang ternak.

Allah Subhanahu wa ta’ala berfirman:

“…Maka makanlah dari sebagian dari padanya, dan berilah makan orang fakir yang memelihara kehormatannya dan orang fakir yang meminta. Demikianlah Kami tundukkan binatang-binatang untuk kamu supaya kamu betul-betul bersyukur. Allah tidak menerima daging dan darahnya selain hanya menerima ketakwaan dari kalian. Demikianlah Allah telah menundukkanya untuk kamu supaya kamu mengagungkan Allah terhadap hidayah-Nya kepada kamu. Dan berilah kabar gembira kepada orang-orang yang berbuat baik.(Al-Hajj: 36-37)

Yang pincang, yang tanduknya patah atau telinganya terpotong, yang sakit, yang kurus yang tidak berlemak lagi ”, Ini berdasarkan sabda Rasulullah:

“…Ada empat kondisi hewan tidak sah untuk dikurbankan: Yang rusak matanya, yang sakit, yang pincang, yang kurus yang tidak bergajih lagi”

(H.R Ahmad 4/ 284, 281 dan Abu Dawud : 2802)

Yang paling utama : Kurban yang paling utama adalah yang mana sifat ini disukai oleh Rasulullah dan beliau menyembelih dengannya, sebagaimana diriwayatkan oleh Bukhari dan Muslim dari Anas bahwa:

“…Rasulullah berkurban dengan dua ekor kambing.” 

(H.R Bukhari : 5558 dan Muslim : 1966).

Al-amlah ditafsirkan dengan yang kulitnya putih bercampur hitam, sebagaimana diriwayatkan Imam Muslim : 1967 bahwa Rasulullah memerintahkan:

“…Imam Nawawi berkata bahwa maknanya perut dan sekitar matanya berwarna hitam, wallahu a’lam.” (Al-Hadits : Muslim, Syarah An-Nawawi : 13105)

Disunnahkan untuk menggemukkan hewan kurban dan memperbagusnya.

Allah berfirman:

…Demikianlah (perintah Allah). Dan barangsiapa mengagungkan syi’ar-syi’ar Allah, maka sesungguhnya itu timbul dari ketaqwaan hati” (Q.S Al-Hajj: 32)

Wassalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh